3 Berita Populer Sulut Kemarin: Warga Minahasa Korban Kecelakaan Pesawat, Ada Pembunuhan di Bolmong
January 19, 2026 10:22 AM

Keluarga di Minahasa Ceritakan Saat Terima Kabar Florencia Wibisono Jadi Korban Kecelakaan Pesawat

Mayoritas korban kecelakaan pesawat yang dilaporkan jatuh di Pegunungan Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan, masih belum ditemukan.

Salah satunya adalah Florencia Lolita Wibisono.

Ia merupakan salah satu kru pesawat ATR PK THT 42-500 yang jatuh pada Sabtu (17/11/2026).

Perempuan yang akrab disapa Ollen ini berdarah Minahasa, Sulawesi Utara.

Sang ibu, Neltje Maramis, baru berangkat dari Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado pada Minggu (18/1/2026) sore.

Saat di Bandara Sam Ratulangi Manado, Neltje ditemani adik dan iparnya.

Ia tampak lemas dan terus menahan tangis.

Tante Florencia, Suly Mandang, mengatakan bahwa pihak keluarga pertama kali menerima informasi mengenai hilang kontak pesawat tersebut Sabtu siang.

Kabar itu diterima melalui Anastasya yang berada di Jakarta.

Setelah menerima kabar tersebut, pihak keluarga memilih menunggu perkembangan informasi lebih lanjut. 

"Awalnya kami belum percaya. Tapi waktu daftar manifest keluar dan ada namanya, ya sudah," ujar Suly.

Usai melihat nama Florencia di daftar manifest, Neltje sempat histeris.

Namun keluarga terus menguatkan bahwa masih ada harapan selama Florencia belum ditemukan.

Setelah itu, Neltje diminta pihak maskapai untuk tes DNA di Makassar. Baca selengkapnya di sini

Identitas Pelaku Pembunuhan di Bolmong, Satu Marga dengan Korban, Motif Gara-gara Cekcok saat Miras

Kasus pembunuhan terjadi lagi di Desa Bilalang, Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (18/1/2026) dini hari.

Jarak lokasi Kotamobagu ke Kota Manado, Ibu Kota Provinsi Sulut 199 km.

Waktu tempuh sekira 4 jam 40 menit dengan menggunakan kendaraan bermotor lewat Jl. Trans Sulawesi.

Kali ini seorang warga bernama Junaidi Pobela warga Desa Bilalang, Kecamatan Bilalang, tewas ditikam.

Korban ditemukan tewas bersimbah darah di desa Bilalang Tiga Induk.

Kasat Reskrim Polres Kotamobagu Iptu Ahmad Waafi membenarkan peristiwa tersebut.

Menurutnya, korban tewas ditikam oleh rekan sesama pesta mirasnya.

"Pelakunya sudah kita tangkap, dan dari tangan pelaku kami menyita satu buah pisau badik," ujarnya via telepon.

Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan intens penyidik Polres Kotamobagu.

"Pelakunya sudah kita tahan dan masih diperiksa penyidik," ungkapnya. Baca selengkapnya di sini

Gedung SMP Negeri 7 Boltara Terbakar, Warga Padamkan Api dengan Alat Seadanya

Masyarakat Desa Minanga, Kecamatan Bintauna, Bolaang Mongondow Utara (Boltara) bahu-membahu memadamkan api yang membakar gedung SMP Negeri 7 Boltara, pada, Minggu (18/01/2026). 

Jarak antara Boroko Ibukota Kabupaten Boltara ke Bintauna 39,2 kilometer atau 56 menit.

Memang cukup jauh antara ibukota Boltara dengan lokasi kejadian.

Baca juga: Breaking News: Gedung SMP Negeri 7 Boltara di Desa Minaga Bintauna Terbakar Minggu Malam

Pantauan Tribun Manado di lokasi kebakaran, beberapa warga cuma menggunakan perlengkapan seadanya seperti ember dan gayung. 

"Menurut salah satu warga Minaga, Sajida Lantong (55), api cepat membesar karena tipuan angin cukup kencang. 

"Kami kesulitan memadamkan api karena cuma menggunakan alat seadanya," ucap Sajida. 

 Kendati begitu, warga berhasil memadamkan api dengan perlengkapan seadanya. 

"Berkat kerjasama masyarakat Minaga, api berhasil kami padamkan tanpa mobil pemadam kebakaran," pungkas Sajida. Baca selengkapnya di sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.