Sosok Sahrin Hamid Ketum Partai Gerakan Rakyat yang Mau Anies Baswedan Jadi Presiden, KTA Nomor 1
January 19, 2026 10:32 AM

 

SURYA.CO.ID - Inilah sosok Sahrin Hamid, Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat yang ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia di masa mendatang. 

Pernyataan Sahrin Hamid ini diucapkan saat mendeklarasikan ormas Gerakan Rakyat yang dipimpinnya menjadi partai politik pada Minggu (18/1/2026).

Keputusan mengubah Gerakan Rakyat menjadi partai politik diambil berdasarkan musyawarah dalam Rakernas I Gerakan Rakyat yang berlangsung sejak Sabtu (17/1/2026) kemarin.

Dalam Rakernas tersebut, Gerakan Rakyat juga menetapkan Sahrin Hamid sebagai ketua umum partai untuk masa bakti 2026–2031, serta memintanya membentuk struktur organisasi partai di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam pidato perdana saat deklarasi itu lah Sahrin menyebut Anies Baswedan.

Baca juga: Kesibukan Baru Anies Baswedan, Setelah Sempat Jadi Pengangguran Usai Pilpres 2024

“Satu hal kita menginginkan Indonesia lebih adil dan makmur dan yang kedua kita menginginkan bahwa pemimpin nasional kita nanti insyaallah adalah Anies Rasyid Baswedan,” ujar Sahrin dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Gerakan Rakyat di Hotel Aryaduta, Jakarta, disiarkan langsung lewat kanal YouTube Gerakan Rakyat, Minggu (18/1/2026).

Sahrin Hamid mengatakan tujuan partai politik yang baru saja dideklarasikannya ini adalah mendukung Anies Baswedan.

“Sudah jelas arah perjuangan kita ke depan, bahwa di seperti apapun Anies Baswedan adalah Gerakan Rakyat dan Gerakan Rakyat adalah Anies Baswedan,” kata Sahrin

Mendengar kalimat Sahrin, para hadirin bertepuk tangan. Gerakan Rakyat ingin menjadikan Anies, mantan Gubernur Jakarta serta mantan capres 2024, menjadi Presiden RI lewat Pilpres 2029 kelak.

“Satu hal kita menginginkan Indonesia lebih adil dan makmur dan yang kedua kita menginginkan bahwa pemimpin nasional kita nanti insyaallah adalah Anies Rasyid Baswedan,” ujarnya.

Sahrin menegaskan, deklarasi Partai Gerakan Rakyat adalah bagian dari ikhtiar menghadirkan alat perjuangan politik yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Menurut dia, Partai Gerakan Rakyat lahir dari semangat kolektif para anggota yang datang dari berbagai daerah di Indonesia dengan satu tekad yang sama.

“Ini tentunya adalah hari yang sangat bersejarah buat kita. Sebuah hari di mana kerinduan terhadap sebuah kekuatan politik alternatif, sebuah kekuatan partai politik alternatif, sebuah alat perjuangan alternatif yang lahir dari orang-orang kecil, yang lahir dari orang-orang biasa,” kata Sahrin.

“Saudara-saudara semua hadir di sini dengan satu semangat, satu tekad yang bulat bahwa kita ingin hadir alat perjuangan yang betul-betul berpihak pada kepentingan dan kehendak rakyat,” sambungnya.

Menurut Sahrin, keputusan mendirikan partai politik adalah langkah besar yang diambil Gerakan Rakyat setelah melalui proses panjang sejak 2023.

“Kita mengawali dari 2023, kemudian 2024, 2025 kita mendeklarasikan Gerakan Rakyat sebagai organisasi kemasyarakatan dan di awal 2026 kita mencatatkan bahwa persaudaraan atau perkumpulan Gerakan Rakyat ini melalui rapat kerja nasional telah menetapkan berdirinya partai politik dan partai itu adalah Partai Gerakan Rakyat,” pungkasnya. 

Siapakah Sahrin Hamid? 

Sahrin Hamid dikenal sebagai Juru Bicara Anies Baswedan.

Ini diketahui dari akun media sosial Instagram @gerakanrakyat.id

Seperti dilansir dari TribunTimur, Sahrin Hamid adalah politisi asal Maluku Utara. 

Sahrin Hamid lulus SD pada tahun 1987, kemudian lanjut SMP hingga SMA di Kota Makassar hingga lulus pada tahun 1993.

Setelah SMA, ia melanjutkan sekolahnya sebagai Diploma Satu (D1), di Bumi Hijrah Kota Tidore selama 1 tahun.

Setelah dari itu, lanjut S1 di Unisba Kota Bandung, jurusan Ilmu Hukum.

Dari situ lanjut lagi ke Unija di Kota Jakarta, dan lulus pada tahun 2002.

Sahrin Hamid sempat menjadi anggota DPR-RI Dapil Jawa Barat, periode 2004-2009.

Selain itu juga, sempat maju sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara, berpasangan dengan Muhajir Albar pada Pilgub Maluku Utara 2013.

Sempat juga menjadi staf khusus Gubernur Maluku Utara, pada tahun 2018.

Sahrin sempat jadi ketua umum DPP BM-PAN pusat pada tahun 2003-2006.

Selain itu pada tahun 2005-2010 diamanatkan sebagai Wakil Sekjen DPP PAN pusat.

Dilanjutkan pada periode 2010-2011, sebagai ketua DPP PAN.

Sahrin Hamid merupakan mantan Ketua DPP PAN periode 2010-2015. 

Sahrin Hamid membentuk relawan ‘Amanat Indonesia’ (ANIES) yang mendukung Anies Baswedan.

Tentang Gerakan Rakyat

KESIBUKAN BARU - Kesibukan Baru Anies Baswedan, Setelah Sempat Jadi Pengangguran Usai Pilpres 2024
KESIBUKAN BARU - Kesibukan Baru Anies Baswedan, Setelah Sempat Jadi Pengangguran Usai Pilpres 2024 (SURYA/HANIF MANSHURI)

Sebelum mendeklarasikan diri sebagai parpol, Gerakan Rakyat adalah ormas dan Anies Baswedan adalah anggota kehormatannya.

Pada 17 Desember 2025 lalu, Anies bahkan diberikan kartu tanda anggota (KTA) nomor 0001 oleh Sahrin Hamid selaku ketua ormas Gerakan Rakyat.

"Pada hari ini, kami memohon dengan hormat Mas Anies Rasyid Baswedan sebagai tokoh inspiratif Gerakan Rakyat, sekaligus pada hari ini menjadi anggota pertama, anggota kehormatan Gerakan Rakyat," ujar Sahrin dalam jumpa pers di Sekretariat Gerakan Rakyat, Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu (17/12/2025).

Dalam deklarasi ormas tersebut, Anies menyatakan sejatinya seluruh anggota Gerakan Rakyat harus menatap perjalanan demokrasi ke depan.

"Saya bersyukur sekali bisa ikut menjadi saksi dalam proses ini terima kasih. Perjalanan ke depan," kata Anies saat memberikan arahan deklarasi DPP Gerakan Rakyat, Kamis.

Kata Anies, seluruh anggota Ormas yang diketuai oleh Sahrin Hamid tersebut harus bisa menatap masa depan Indonesia dengan optimistis.

Ia merasa yakin kalau masa depan Indonesia ke depan sangat cerah.

"Teman-teman tengoklah Indonesia dengan wajah optimis. Tengoklah rakyat dengan rasa kepercayaan. Karena kita yakin Indonesia punya masa depan yang amat cerah," ujar dia.

"Dan kita yakin rakyat akan terus membersamai setiap perjuangan yang membela kepentingan rakyat," sambung Anies.

Dengan begitu, setelah adanya deklarasi sekaligus pelantikan pengurus DPP Gerakan Rakyat tersebut, Anies berharap agar kebersamaan bisa terus dijalin.

Terlebih, sebagian besar bagian dari Ormas Gerakan Rakyat ini merupakan mereka yang turut andil dalam pencapresan Anies Baswedan di Pilpres lalu.

"Kepada semua, kepada teman-teman untuk terus bersama-sama dengan semua yang dulu pernah berjuang. Tadi satu kata, rendah hati menyapa semua, dengan begitu semua unsur yang kemarin berjuang bersama akan menyambut dengan baik," tandas dia.

Anies Baswedan juga merespons soal Gerakan Rakyat menjadi kendaraan politik baginya untuk Pilpres 2029.

Kata Anies, seluruh skema masih terlalu jauh untuk dibahas.

Apalagi jika harus membuka pembahasan Pilpres 2029.

"Kejauhan. Saya ingin sampaikan terima kasih kepada Sahrin dan teman-teman DPP yang mengundang kita dalam acara deklarasi ini," kata Anies saat jumpa pers usai deklarasi Ormas Gerakan Rakyat di Kawasan Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Kamis (27/2/2025).

Lebih lanjut, Anies berharap organisasi yang baru dideklarasikan tersebut bisa menjadi organisasi yang lebih tertata.

Sementara untuk dirinya sendiri, kata Anies, masih memiliki kesibukan untuk kegiatan-kegiatan sosial.

Hanya saja, mantan Capres 2024 tersebut enggan berbicara lebih jauh perihal kegiatan sosial apa yang dimaksudkan.

"Jadi itu saja dulu, sekarang kita syukuri bahwa teman-teman yang dulu berjuang melalui berbagai gerakan relawan sekarang berkumpul dalam gerakan rakyat," kata dia.

"Dah sampai situ, saya sendiri terus akan melakukan kegiatan sosial, kegiatan pendidikan dan itu kita ya," sambungnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.