Anggaran Daerah Berkurang Rp 258 Miliar, Nasib Guru PPPK Batang Dapat Kepastian
January 19, 2026 11:07 AM

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Senyum lega terpancar dari wajah para guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi 2020 di Kabupaten Batang.


Di tengah keterbatasan keuangan daerah, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan masa depan mereka tetap berlanjut dengan memperpanjang Surat Keputusan (SK) pengangkatan.


Keputusan itu disampaikan Wakil Bupati Batang, Suyono, saat apel pagi di halaman Pendapa Kabupaten Batang, Senin (19/1/2026).


Di hadapan ratusan peserta apel, ia menegaskan bahwa pemerintah memilih berdiri di belakang para guru yang selama ini setia mengabdi di ruang-ruang kelas.


“Meski kondisi keuangan daerah sangat sempit dan berkurang sekitar Rp258 miliar, kami tetap memprioritaskan perpanjangan SK guru PPPK tahun 2020,” kata Suyono kepada Tribunjateng, Senin (19/1/2026).


Ia menjadi penentu keberlanjutan pengabdian sekaligus jaminan kepastian hidup bagi mereka dan keluarga. 


Selama bertahun-tahun, guru PPPK formasi 2020 menjadi ujung tombak pendidikan di Batang, mengajar dengan status kontrak namun memikul tanggung jawab yang sama besarnya dengan guru lainnya.


Suyono menilai, keputusan ini layak diambil karena guru memiliki peran strategis dalam membentuk masa depan daerah. 


Menurutnya, guru bukan hanya pengajar mata pelajaran, tetapi pembentuk karakter generasi muda.


“Guru adalah pihak yang memberikan cahaya ilmu dan membentuk karakter anak-anak kita. Karena itu, pemerintah berani mengambil keputusan ini,” tegasnya.


Selain pertimbangan fiskal, kinerja para guru PPPK juga menjadi faktor utama.


Hingga saat ini, Pemkab Batang tidak menerima laporan negatif dari masyarakat terkait proses belajar mengajar maupun pelayanan pendidikan yang diberikan.

Baca juga: Info Harga Tiket dan Wahana di Tuk Mudal Tegal, Ada Sepeda Air Bebek


“Kinerja mereka dinilai baik, sehingga layak untuk diperpanjang,” ungkap Suyono.


Perpanjangan SK ini sekaligus menjadi bentuk kepercayaan pemerintah kepada para guru PPPK.


Suyono berharap kepercayaan tersebut dijaga dengan peningkatan kualitas, integritas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas.


“Jadilah guru yang hebat, profesional, berdedikasi tinggi, serta berakhlak dan bermoral, agar tetap diterima di tengah masyarakat,” pungkasnya.


Di tengah keterbatasan anggaran, keputusan Pemkab Batang ini menjadi angin segar bagi para guru PPPK, bahwa pengabdian dan kinerja tetap dihargai, dan pendidikan tetap menjadi prioritas. (Ito)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.