Sosok Florencia Lolita, Pramugari ATR 42-500 Asal Minahasa yang Belum Ditemukan
January 19, 2026 11:38 AM

TRIBUNGORONTALO.COM -- Nama Florencia Lolita Wibisono tercantum dalam daftar kru pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar yang dilaporkan jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Pangkep dan Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026).

Hingga kini, pihak keluarga masih menunggu informasi resmi terkait keberadaan Florencia dalam peristiwa tersebut.

Florencia, yang akrab disapa Ollen, diketahui berasal dari Kendis, Minahasa, Sulawesi Utara.

Baca juga: Turnamen Sepak Bola Usia Dini di Gorontalo Diikuti Peserta Lintas Daerah, Digelar di Stadion Merdeka

Sejumlah kerabat terlihat mendatangi rumah keluarga korban di wilayah Tondano untuk saling menguatkan sembari menanti kabar dari pihak berwenang.

Salah seorang kerabat, Ramos, menyampaikan bahwa Ollen baru sekitar tiga bulan bergabung sebagai pramugari di Indonesia Air Transport.

Meski terbilang baru, pengalaman Florencia di dunia penerbangan cukup panjang.

“Sebelumnya dia lama bekerja di Lion Air, kurang lebih 13 tahun,” ujar Ramos saat ditemui di rumah keluarga korban, Minggu (19/1/2026).

Sebelum resmi berpindah maskapai, Ollen sempat mengunggah momen perpisahan dengan rekan-rekan kerjanya di Lion Air melalui akun media sosialnya pada November 2025.

Setelah itu, ia melanjutkan karier sebagai pramugari di Indonesia Air Transport.

Tak hanya bertugas sebagai awak kabin, Florencia juga disebut memiliki peran tambahan dalam pembinaan kru baru.

Ia dipercaya terlibat dalam pelatihan dan pendampingan pramugari junior yang baru bergabung.

“Dia juga sering jadi trainer untuk pramugari baru, seperti mendampingi dan membimbing,” tambah Ramos.

Kabar Rencana Pernikahan

Informasi lain terkait Florencia juga disampaikan oleh pihak keluarga. Yanti (46), salah satu anggota keluarga, mengungkapkan bahwa Ollen diketahui memiliki rencana untuk menikah dalam waktu dekat, meski tanggal pastinya belum ditentukan.

“Kami dengar sudah ada rencana menikah, rencananya secepatnya,” kata Yanti saat ditemui di rumah keluarga di Jalan Donald Isaac Panjaitan, Kelurahan Taler, Kecamatan Tondano Timur, Minggu (19/1/2026).

Menurut keluarga, calon pasangan Florencia berprofesi sebagai pilot di salah satu maskapai penerbangan.

Namun, fokus keluarga saat ini masih tertuju pada proses pencarian dan penanganan insiden pesawat.

“Kami tetap berharap Ollen bisa segera ditemukan,” ujar Yanti.

Florencia Lolita Wibisono diketahui berusia 32 tahun dan merupakan anak bungsu dari enam bersaudara.

  • Nama lengkap: Florencia Lolita Wibisono
  • Usia: 32 tahun
  • Asal: Kendis, Minahasa, Sulawesi Utara
  • Status: Pramugari ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar
  • Bergabung di Indonesia Air Transport: sekitar 3 bulan
  • Pengalaman sebelumnya: Pramugari Lion Air selama ±13 tahun
  • Peran tambahan: Trainer/pembina pramugari baru
  • Status keluarga: Anak bungsu dari enam bersaudara
  • Informasi pribadi: Dikabarkan memiliki rencana menikah
  • Aktivitas terakhir di media sosial: Mengunggah video liburan di Danau Toba dua hari sebelum kejadian

Video Terakhir di Media Sosial

Menjelang insiden nahas tersebut, Florencia sempat mengunggah sebuah video di akun TikTok pribadinya, @florencia.lolita, dua hari sebelum kejadian. Video itu memperlihatkan momen liburannya di kawasan Danau Toba.

Pada bagian akhir rekaman, Florencia tampak melambaikan tangan ke arah kamera. Unggahan tersebut kini telah ditonton ratusan ribu kali dan menjadi perhatian warganet.

Sementara itu, pihak keluarga masih menanti perkembangan resmi dari otoritas terkait proses pencarian dan identifikasi korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.