TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini adalah tiga kejadian yang ramai dibahas warga Sulawesi Utara ( Sulut ) kemarin Minggu 18 Januari 2026.
Sekolah Menegah Pertama (SMP) Negeri 7 Bolaang Mongondow Utara (Botara) yang berlokasi di Desa Minaga, Kecamatan Bintauna, terbakar pada Minggu (18/01/2026) malam.
Dalam vidio yang beredar, tampak api berkobar cukup besar disertai asap hitam tebal yang membumbung tinggi ke udara.
Dari data visual yang diterima Tribun Manado dari seorang saksi, tampak api melalap gedung sekolah tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Boltara Fadly Usup saat dihubungi membenarkan kejadian tersebut.
"Iya, saya telah menerima informasi itu. Kebakaran terjadi sekitar pukul 19:14 Wita," kata Fadly. Baca selengkapnya di sini
Kebakaran terjadi di Kelurahan Papakelan Lingkungan I, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa, Sabtu (17/1/2026) malam.
Peristiwa ini menghanguskan satu rumah warga dan merusak satu rumah lainnya.
Rumah yang terbakar habis diketahui milik keluarga Sumanti Warouw.
Sementara rumah milik keluarga Sumanti Rumbay yang berada di dekat lokasi juga terdampak, dengan kerusakan cukup parah pada bagian dalam bangunan.
Pantauan di lokasi pada Minggu (18/1/2026) sore, rumah keluarga Sumanti Warouw sudah rata dengan tanah.
Bangunan tersebut hanya menyisakan puing-puing dan sisa material yang hangus terbakar.
Sedangkan rumah keluarga Sumanti Rumbay yang merupakan bangunan permanen beton masih berdiri.
Namun bagian plafon serta sejumlah perabotan dan barang mudah terbakar di dalam rumah dilaporkan ludes dilahap api.
Kasi Humas Polres Minahasa, Iptu Noldy Mawuntu, mengatakan kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada sepeda motor Honda Vario yang terparkir di dalam rumah keluarga Sumanti Warouw.
“Api dengan cepat membesar dan membakar seluruh rumah. Rumah di sebelahnya ikut terdampak, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Iptu Noldy, Minggu (18/1/2026). Baca selengkapnya di sini
Seorang petugas Damkar Manado harus jalani perawatan di rumah sakit akibat diserang tawon.
Ini terjadi saat dirinya bersama sejumlah rekan mengevakuasi tawon dari sebuah rumah di Manado pada Jumat (16/1/2026).
Informasi yang dihimpun Tribun manado. com, petugas damkar menerima laporan masyarakat tentang keberadaan sarang tawon di salah satu rumah.
Tim pun bergegas ke sana.
Upaya evakuasi dilakukan.
Sayangnya, petugas tersebut tersengat tawon.
Semangat juang tim Damkar patut dipuji.
Mereka tetap lanjut bekerja meski seorang rekannya alami luka.
Perjuangan tersebut berbuah manis.
Tawon tersebut berhasil dievakuasi. Mission Accomplish.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Manado, Charles Rotinsulu, menuturkan, pekerjaan sebagai anggota Damkar sangat berisiko.
Meski mereka sudah terlatih, situasi di lapangan kadang sulit diprediksi.
"Tidak hanya terbatas pada penanganan kebakaran, tetapi juga mencakup berbagai aksi penyelamatan yang
berisiko tinggi," katanya. Baca selengkapnya di sini