TRIBUNPRIANGAN.COM - Tribuners, stimulus sementara Pemerintah untuk mendongkrak daya beli masyarakat di akhir tahun lalu, diprediksi akan berlanjut sepanjang tahun 2026.
Meski dengan skema yang berbeda, bantuan yang juga dijadwalkan cair di bulan Januari 2026 ini, akan tersedia dalam beberapa jenis saja.
Pasalnya, terdapat bebebrapa diantaranya terpaksa harus ditiadakan, meski sudah ada pendataan.
Ya, program yang umumnya menggunakan sistem kuartalan atau empat tahap ini, hanya akan memberlakukan 65 persen bansos dari sekian banyak jenis yang diterapkan pada 2025.
Info ini penting bagi masyarakat, terutama warga Pangandaran yang sedang menantikan deretan bansos tersebut cair di tahun ini.
Baca juga: Warga Banjar Catat! BLTS Bakal Cair Lagi 2026, Siap-siap Rp 900 Ribu Masuk ATM, Cek Jadwalnya
Lantas apa saja bansos yang yang tidak akan dilanjutkan pada tahun 2026 ini?
1. Bantuan Penebalan untuk Bencana atau Krisis Tertentu Rp400.000
Jika tidak ada bencana besar, program seperti BLT untuk bencana alam (misalnya banjir atau gempa) mungkin tidak ada.
2. Bansos Minyak Goreng 4 Liter
Bansos yang diluncurkan pada 2022-2023 sebagai respons inflasi minyak goreng resmi dihentikan karena subsidi minyak goreng dianggap sudah stabil dan dialihkan ke program lain.
3. BLT Elpiji (Bantuan Langsung Tunai untuk LPG 3 Kg)
Bansos untuk meringankan beban subsidi LPG, juga diprediksi akan tidak dilanjutkan jika harga energi sudah terkendali.
Lantas apa saja bansos pokok yang masih akan disalurkan sepanjang tahun 2026 ini?
Meski sebagian kecil dihentikan, pemerintah masih mengusahakan untuk mempertahankan sebagian besar bansos regional atau utama pada tahun ini.
Tentunya ini jadi angin baik bagi masyarakat terutama yang ada di Kabupaten seluruh Jawa Barat, termasuk di Pangandaran.
Berikut ini sedikit info tentang bansos di 2026 yang diprediksi berlanjut.
1. BPNT dan PKH
Jadi bansos yang paling banyak diminati dan dinanti, kedua bansos reguler yang paling banyak penerimanya ini dikabarkan berlanjut pada tahun 2026. Pencairan pada awal tahun pun masih tertunda dikarenakan penuntasan susulan 2025 yang belum selesai.
2. Program PIP & PBI JKN
Bansos yang menyasar sektor pendidikan juga akses gratis kesehatan ini, dipastikan berlanjut di tahun ini.
Dimana Pemerintah tetap menjamin biaya sekolah anak-anak dari keluarga prasejahtera dan layanan pengobatan gratis di fasilitas kesehatan tetap tersedia di tahun 2026.
3. BLT Dana Desa
Program yang diperuntukan bagi warga miskin ekstrem pada lingkup desa sebesar Rp 300.000 perbulan ini, akan berlanjut di tahun 2026.
4. Bantuan Beras 10-20 Kg
Bantuan dengan fokus utama bahan pokok berupa beras ini, diperkirakan akan berlanjut pada tahun 2026 ini, untuk 4 bulan pertama (Januari–April 2026) bagi 18,27 juta keluarga.
5. Bantuan Makanan untuk Lansia & Disabilitas
Program bantuan permakanan bagi lansia dan penyandang disabilitas tunggal kini bersinergi dengan kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diambil pemerintah guna memastikan kualitas gizi dan asupan makanan yang diterima para penerima manfaat jadi jauh lebih bermutu dan sehat.
6. Atensi Yatim Piatu (YAPI)
Tetap cair Rp200.000 per bulan (biasanya dirapel Rp600.000 per tahap).
Baca juga: Website Kemensos Umumkan Daftar Warga Priangan Timur Penerima Bansos 2026
Demi memastikan nama anda termasuk dalam data penerima di tahun 2026, ada baiknya untuk mengecek detail desil atau tingkatan peluang penerimaan bansos pada data anda.
Pengecekan bansos bisa dilakukan secara terbuka dan mudah, selama data yang dimasukkan sesuai identitas.
Berikut langkah-langkah cek penerima Bansos 2026:
1.Cek BLT Kesra Lewat Website Kemensos
Baca juga: Status Desil Penerima Bansos Baru di Januari 2026 Untuk Warga Tasikmalaya
2. Cek BLT Kesra Lewat Aplikasi Cek Bansos
(*)