TRIBUNGORONTALO.COM – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk memperkuat otonomi daerah.
Hal ini diutarakan Sofyan saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Tahun 2026 di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, 18–20 Januari 2026.
Rakernas APKASI 2026 menjadi forum strategis bagi pemerintah kabupaten se-Indonesia untuk menyatukan pandangan, menyampaikan persoalan aktual daerah, serta merumuskan rekomendasi kebijakan nasional yang lebih responsif terhadap kebutuhan riil kabupaten.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah menteri, pimpinan lembaga negara, serta kepala daerah dari seluruh Indonesia.
Kehadiran para pemangku kepentingan nasional diharapkan mampu memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam kesempatan tersebut, Sofyan Puhi menekankan bahwa keikutsertaan Pemkab Gorontalo bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen nyata untuk aktif berkontribusi dalam penyusunan kebijakan nasional, khususnya yang berkaitan dengan kewenangan dan tantangan pemerintah kabupaten.
“Rakernas APKASI menjadi ruang penting bagi daerah untuk menyuarakan aspirasi, tantangan, dan kebutuhan nyata di lapangan, agar kebijakan nasional yang dihasilkan benar-benar implementatif dan berpihak pada daerah,” ujar Sofyan Puhi.
Selain membahas isu-isu aktual, Rakernas APKASI 2026 juga menyoroti rencana revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Pembahasan ini dinilai krusial untuk memperkuat otonomi daerah, memperjelas pembagian kewenangan, serta meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan kabupaten.
Melalui partisipasi aktif dalam Rakernas APKASI 2026, Pemkab Gorontalo berharap rekomendasi yang dihasilkan dapat mendorong kebijakan nasional yang lebih adaptif, memperkuat peran kabupaten, serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)