Pertamina Optimalkan Penyaluran Elpiji 3 Kg di Pangkalpinang
January 19, 2026 02:50 PM

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memastikan stok dan penyaluran elpiji bersubsidi 3 kilogram di Kota Pangkalpinang tetap aman dan berjalan normal melalui pangkalan resmi, meskipun dalam beberapa hari terakhir sempat menghadapi tantangan suplai akibat kondisi gelombang laut tinggi.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan, Pertamina terus melakukan pemantauan harian terhadap pasokan elpiji serta menyesuaikan suplai agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Kami melakukan pemantauan harian terhadap pasokan elpiji dan memastikan distribusi di wilayah Pangkalpinang tetap berjalan, termasuk melakukan penyesuaian suplai agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” kata Rusminto dalam rilis yang diterima Bangka Pos, Kamis (15/1/2026).

Penyesuaian tersebut dilakukan menyusul pengumuman KSOP Kelas IV Pangkalbalam Nomor UM.006/1/10/KSOP.PKBLM/2026, yang menetapkan periode kewaspadaan gelombang tinggi dan pembatasan aktivitas pelayaran mulai 11 Januari hingga 14 Januari 2026, atau sampai kondisi perairan dinyatakan kembali aman.

Untuk memastikan pasokan merata dan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET), Pertamina mengimbau masyarakat membeli elpiji 3 kg hanya di pangkalan resmi Pertamina yang tersebar di setiap desa dan kelurahan.

Lokasi pangkalan resmi dapat diakses melalui tautan ptm.id/infolpg3kg.

Masyarakat di Pangkalpinang dapat memperoleh elpiji 3 kg di sejumlah pangkalan resmi Pertamina, di antaranya Pangkalan Komsiah di Kelurahan Gabek, Pangkalan Hardi Mardeni di Kelurahan Bukit Merapin, Pangkalan Nurjanah dan Pangkalan Rapani di Kelurahan Keramat, serta Pangkalan Ferdi Irwantino di Kelurahan Gabek II dan Pangkalan Misnari di Kelurahan Sriwijaya.

Pertamina memastikan penyaluran melalui pangkalan resmi berjalan sesuai alokasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying karena stok tersedia dan penyaluran terus dimonitor setiap hari.

Selain itu, masyarakat yang tidak termasuk dalam kategori penerima elpiji bersubsidi dapat menggunakan produk elpiji nonsubsidi Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg yang tersedia di agen dan outlet resmi Pertamina.

Pertamina mengajak masyarakat menggunakan elpiji bersubsidi 3 kg secara bijak dan sesuai peruntukan.

Apabila masyarakat menemukan adanya indikasi penyimpangan, dapat segera melaporkannya kepada aparat penegak hukum atau melalui Pertamina Contact Center 135. (*/shi)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.