Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Petrus Chrisantus Gonsales
TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO- Di sela tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kuwus, Polres Manggarai Barat, menunjukkan peran sosialnya melalui aksi kemanusiaan memperbaiki rumah warga yang rusak akibat bencana alam.
Aksi tersebut menyasar rumah Donatus Danal (61), warga Desa Compang Kules, Kecamatan Kuwus Barat, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, yang dinding rumahnya jebol setelah diterjang batu besar pada Sabtu (27/12/2025).
Hujan deras yang mengguyur wilayah itu disertai kondisi tanah labil diduga memicu jatuhnya material batu dari lereng perbukitan.
Hantaman batu menyebabkan dinding rumah semi permanen milik Donatus berlubang besar, bahkan sebagian material masuk ke dalam ruangan dan merusak interior rumah.
Baca juga: Pemulihan Jaringan Listrik Ndori Capai 70 Persen, PLN Ende Targetkan Rampung Hari Ini
Mendapat laporan dari Bhabinkamtibmas setempat, puluhan personel Polsek Kuwus segera turun ke lokasi. Dinding rumah yang jebol mulai diperbaiki sejumlah personel kepolisian.
Kapolsek Kuwus IPTU Arsilinus Lentar, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, mengatakan aksi itu merupakan bentuk empati dan kepedulian Polri terhadap kondisi sosial masyarakat di wilayah hukumnya.
“Kami menerima laporan mengenai kondisi rumah Bapak Donatus yang membutuhkan perbaikan segera. Karena itu, kami langsung turun membantu semampu kami,” kata Arsilinus, Senin (19/1/2026).
Menurut dia, perbaikan rumah tidak hanya mengandalkan tenaga personel kepolisian, tetapi juga didukung bantuan material yang dihimpun secara swadaya dari zakat profesi anggota Polsek Kuwus serta sumbangan para dermawan lokal.
“Proses perbaikan juga melibatkan pemerintah desa dan warga sekitar. Kami bergotong royong agar rumah ini kembali layak dan aman ditempati,” ujarnya.
Baca juga: Pengaruh Bibit Siklon 97S, Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di NTT
Dalam waktu dua hari, rumah yang semula rusak parah mulai kembali berdiri kokoh. Dinding yang jebol diganti dengan papan kayu dan bata ringan (hebel) yang diplester rapi, meski dengan peralatan sederhana.
“Perbaikannya mungkin belum sempurna, tetapi kami berharap bisa memberikan rasa aman dan harapan baru bagi keluarga Bapak Donatus,” tutur Arsilinus.
Selain memperbaiki rumah, Polsek Kuwus juga menyerahkan bantuan sembako untuk membantu kebutuhan harian keluarga korban selama masa pemulihan.
Di sisi lain, Donatus Danal tak kuasa menahan haru saat melihat rumahnya kembali diperbaiki. Ia mengaku tidak menyangka mendapat bantuan langsung dari aparat kepolisian.
“Saya tidak pernah membayangkan bapak-bapak polisi mau turun langsung memperbaiki rumah saya. Terima kasih banyak. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Tuhan,” ucap Donatus dengan suara bergetar.
Terpisah, Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang mengapresiasi inisiatif dan kepedulian Polsek Kuwus dalam membantu warga yang terdampak bencana.
“Aksi ini menunjukkan kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pelayan,” ujarnya.
Ia menambahkan, rasa aman masyarakat tidak hanya dibangun melalui patroli dan penegakan hukum, tetapi juga lewat kepedulian terhadap kondisi sosial dan kemanusiaan.