Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto
TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA- Aktivitas vulkanik Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami peningkatan. Senin pagi (19/1/2026), Gunung Ili Lewotolok mengalami dua kali erupsi.
Tinggi kolom abu teramati kurang lebih 400 meter di atas puncak (± 1.823 m di atas permukaan laut).
Syawaludin, Petugas Pos Pengamatan Gunung Ili Lewotolok melaporkan, kolom abu teramati berwarna putih, kelabu, hingga hitam dengan intensitas sedang condong ke arah timur.
Baca juga: Pengaruh Bibit Siklon 97S, Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di NTT
Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 19 mm dan durasi ± 48 detik.
Sementara itu, pada pukul 08:59 Wita, Gunung Ili Lewotolok kembali erupsi dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak (± 1.923 m di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 21.4 mm dan durasi ± 1 menit 15 detik.
Baca juga: Cuaca Ekstrem Landa TTU, 1 Rumah Warga Desa Humusu Wini Tertimpa Pohon Tumbang
Saat ini Gunung Ili Lewotolok berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok. (awk)
Sumber: MAGMA Indonesia/awk