Bus Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Penumpang Selamat tapi Barang Habis Dilalap Api
Tribun January 19, 2026 03:54 PM

Insiden kebakaran bus kembali menimpa armada milik PO Rosalia Indah. 

Peristiwa ini terjadi pada Senin dinihari (19/1/2026) sekitar pukul 00.20 WIB di ruas Tol Solo–Ngawi, tepatnya di KM 554 wilayah Desa Toyogo, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Bus antar-kota antar-provinsi (AKAP) dengan nomor polisi AD 7404 QA yang dikemudikan Sudedi (49) melaju dari arah Malang menuju Solo.

Suasana lengang tol mendadak berubah menjadi kepanikan ketika api mulai membakar bagian dalam bus.

Kronologi Kejadian

Ruas Tol Solo–Ngawi yang biasanya lengang pada dini hari mendadak dipenuhi kobaran api yang membumbung berasal dari bagian dalam bus.

Sebuah bus antar-kota antar-provinsi (AKAP) milik PO Rosalia Indah, bernopol AD 7404 QA, terbakar hebat di KM 544 wilayah Desa Toyogo, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Senin (19/1/2026) dinihari.

Seorang penumpang berinisial KY menceritakan pengalaman menegangkan yang nyaris merenggut nyawanya. 

Bus berangkat dari Kota Malang, Jawa Timur menuju Kota Solo dan melewati wilayah Desa Toyogo, Kabupaten Sragen.

Menurut KY, sebelum api muncul, bus sempat mengalami beberapa kali kendala teknis.

Sekitar pukul 23.23 WIB, bus sempat berhenti di tengah perjalanan seperti mogok.

KY menuturkan bahwa penumpang di dalam bus bernomor seri 361 itu hampir penuh kursinya.

Penumpang merasakan kondisi bus yang panas dan tidak berjalan normal.

"Saya setengah sadar karena sedang tidur, bus itu mogok atau berhenti awalnya, lalu jalan lagi.

Tetapi saat jalan kecepatannya itu tidak seperti biasanya," cerita KY.

Suara mesin terdengar tidak wajar, dan kecepatan bus menurun drastis.

Saat KY terbangun dari tidur, ia melihat kepulan asap di dalam bus.

Sopir dan kondektur segera menepi dan mengimbau seluruh penumpang untuk turun.

Kondektur terlihat membawa alat pemadam api ringan (APAR) dan berusaha menenangkan penumpang.

Namun, suasana panik tak terhindarkan.

Beberapa penumpang saling dorong saat berusaha keluar. 

Tak lama setelah semua penumpang berhasil turun, api membumbung tinggi (seperti di video) dan melalap seluruh bus, lalu petugas damkar datang," tutur KY saat menceritakan kronologi kejadian.

Kesigapan Awak Bus

Kesigapan sopir dan kondektur menjadi faktor utama yang menyelamatkan nyawa para penumpang.

KY menuturkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, meski seluruh barang bawaan di bagasi tidak sempat diselamatkan.

Ia menduga kebakaran dipicu oleh konsleting di bagian mesin, karena asap pertama kali muncul dari bawah bus.

Peristiwa Serupa Pernah Terjadi

Kebakaran bus Rosalia Indah bukan kali pertama terjadi. Pada 16 Maret 2024, sebuah bus milik perusahaan yang sama terbakar di ruas Tol Semarang–Solo KM 478+600, tepatnya di Dukuh Tegalombo, Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali.

Bus bernomor polisi AD 1769 OF yang dikemudikan Andhi Sumarno (54) Warga Dukuh Ngebrak Lor RT 02, RW 01, Giriwoyo, Wonogiri, saat itu membawa 20 penumpang. 

Beruntung, tidak ada korban jiwa.

Dalam proses pemadaman, petugas menemukan botol air mineral berbau tajam di bagasi, yang menimbulkan dugaan adanya miras di dalam bus.

Manajemen PO Rosalia Indah kala itu menyatakan keprihatinan mendalam dan berjanji melakukan investigasi internal untuk mengetahui penyebab kebakaran," ujar Yofie dikutip TribunSolo.com, dikutip TribunJatim.com.

Asisten Manager of Marketing PO Rosalia Indah, Yofie Aganovic, menegaskan bahwa perusahaan terus berkoordinasi dengan penumpang dan awak bus untuk memastikan kebutuhan mereka terpenuhi serta meminimalisir dampak pasca insiden.

Dalam kasus terbaru di Sragen, pihak manajemen PO Rosalia Indah kembali dihadapkan pada tanggung jawab besar.

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil berupa barang bawaan penumpang tetap menjadi perhatian.

Proses pendataan barang penumpang yang hilang atau rusak masih dilakukan.

Manajemen juga menegaskan fokus utama mereka adalah investigasi penyebab kebakaran dan penanganan dampak terhadap penumpang" ujarnya.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.