FIFA Akhirnya Berkomentar soal Larangan Masuk Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026
January 19, 2026 06:57 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Organisasi Sepak Bola Dunia (FIFA) akhirnya memberikan tanggapan terkait kebijakan luar negeri Amerika Serikat menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026.

Sayangnya dalam tanggapannya itu, FIFA tak menjelaskan dengan tegas kebijakan apa yang akan diambil soal nasib para penonton yang terancam tak bisa melihat aksi para pemain pujaan secara langsung.

Mereka hanya mendorong para pemegang tiket untuk segera mendaftarkan dan membuat visa secepat mungkin untuk menghindari hal-hal tak diinginkan.

FIFA baru bisa menjanjikan para pemegang tiket akan bisa terpilih dalam program FIFA PASS atau FIFA Priority Appointment Scheduling System.

FIFA PASS bertujuan untuk mempermudah para pemegang tiket mendapatkan hak-hak mereka untuk menonton langsung Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.

Namun pada saat yang sama tak ada jaminan pasti dari FIFA bahwa para pemegang tiket itu akan langsung bisa masuk ke negeri Paman Sam.

Baca juga: Bola Liar Piala Dunia 2026 Amerika Serikat Melawan Dunia, Inggris Mulai Bergejolak

"Tiket pertandingan tidak akan menjamin izin akan diberikan dari tuan rumah penyelenggara bagi para penonton. Para penggemar harus mengunjungi situs negara masing-masing untuk mengurus izin masuk Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat," tulis FIFA dalam pernyataannya di laman resminya.

"Dengan menimbang segala proses yang diperlukan, FIFA merekomendasikan para penggemar segera mengurus visa sedini mungkin."

"Pemegang tiket Piala Dunia 2026 akan memiliki hak terpilih dalam program yang akan diluncurkan FIFA, yaitu FIFA PASS," sambungnya.

Siuasi serba tak pasti ini timbul akibat kebijakan luar negeri Amerika Serikat yang dipimpin Presiden Donald Trump.

PIALA DUNIA 2026- Piala Dunia 2026 akan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli di tiga negara tuan rumah. Sebanyak 48 tim akan berkompetisi dalam turnamen yang diperluas, dengan 42 tim sudah lolos, termasuk Inggris dan Skotlandia. Enam tim lainnya akan diputuskan pada pertandingan yang digelar bulan Maret. Pengundian Piala Dunia akan dilakukan pada tanggal 5 Desember 2025.
PIALA DUNIA 2026- Piala Dunia 2026 akan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli di tiga negara tuan rumah. Sebanyak 48 tim akan berkompetisi dalam turnamen yang diperluas, dengan 42 tim sudah lolos, termasuk Inggris dan Skotlandia. Enam tim lainnya akan diputuskan pada pertandingan yang digelar bulan Maret. Pengundian Piala Dunia akan dilakukan pada tanggal 5 Desember 2025. (tangkapan layar Instagram/FIFA World cup)

Trump menegaskan larangan masuk ke Amerika Serikat bagi warga yang berasal dari 75 negara.

Hal itu didukung juga oleh Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat, Kristi Noem.

Noem menegaskan Amerika Serikat menutup pintu bagi imigran yang hanya akan menodai perjuangan para pendiri bangsa.

"Saya baru saja bertemu dengan Presiden Trump. Saya merekomendasikan pelarangan penuh kepada negara-negara yang membanjiri kita di sini dengan pembunuh, lintah darat, dan para pecandu narkoba," tulisnya di akun media sosial X.

"Para bapak banga membangun negara ini dengan darah, keringat, dan semangat kebebasan yang luar biasa. Hal itu bukan untuk disalahgunakan para pendatang untuk kepentingan mereka sendiri," paparnya.

Dari panjangnya daftar negara yang warganya dilarang masuk AS, ada beberapa di antaranya yang termasuk peserta Piala Dunia.

Negara seperti Brasil, Maroko, Uruguay, hingga Pantai Gading menjadi beberapa yang akan terkena imbas itu.

Pemerintah AS memang sudah memberikan pengecualian kepada para pemain dan staf yang nantinya akan tampil di Piala Dunia 2026 untuk bisa tetap masuk ke negara super power itu.

Namun pengecualian itu tak berlaku bagi para penggemar dari negara yang sama.

Padahal acara olahraga apapun bakal bergantung pada para penggemar yang akan memeriahkan.

Dukungan dari barisan suporter tersebut juga akan menjadi penyemangat tersendiri bagi para pemain yang bertanding di atas lapangan.

Event Piala Dunia 2026 akan digelar pada 11 Juni - 19 Juli 2026 mendatang.

(Tribunnews.com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.