Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma
TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Sebuah toko petasan yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Desa Kutorejo, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk dilalap api.
Penyebab kebakaran toko petasan diduga dipicu aktivitas membakar sampah.
Api dari pembakaran sampah merembet ke petasan yang disimpan di toko itu hingga muncul bunyi gemuruh letusan.
Peristiwa ini pun sempat menghebohkan warga sekitar.
Baca juga: Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Rumah Nganjuk yang Tewaskan Pasutri, Insiden Sisakan Kejanggalan
Kepala Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, Imam Anshari mengatakan insiden kebakaran ini terjadi, Senin (19/1/2026) sekira pukul 08.35 WIB.
Kala itu, pemilik toko, Ahmad Faisol (44) tengah membakar sampah di belakang toko pemiliknya.
Bersamaan, Ahmad justru beranjak dari lokasi pembakaran sampah.
"Pemilik pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil," katanya.
Ia melanjutkan, tak berselang lama terdengar suara dentuman berkali-kali disertai percikan api yang berasal dari nyala petasan.
Pemilik bergegas keluar dan terlihat api sudah membakar toko beserta petasan.
"Dugaan awal penyebab kebakaran dari hasil percikan api pembakaran sampah yang tertiup angin lalu menjalar ke petasan," paparnya.
Baca juga: Profesi Pasutri Korban Kebakaran di Nganjuk: Sosok Pak Guru SD dan Bu RT yang Aktif di Medsos
Ia mengungkapkan, kejadian ini kemudian dilaporkan ke Damkarmat.
Mendapat laporan, sejumlah personel dan satu armada Damkarmat dikerahkan ke lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, petugas Damkarmat langsung berupaya menjinakkan api.
"Proses pemadaman berlangsung 30 menit. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya saja pemilik menelan kerugian sekira Rp 20 juta," paparnya.