POSBELITUNG.CO -- Rekam jejak Yunan Helmi yang diamanahi jabatan baru sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Provinsi Bangka Belitung.
Pemerintah Provinsi Bangka Belitung kembali melakukan penyegaran birokrasi ditandai dengan pelantikan beberapa pejabat tinggi pratama.
Pelantikan dilakukan langsung Gubernur Babel Hidayat Arsani.
Hidayat Arsani secara resmi melantik Yunan Helmi sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Provinsi Bangka Belitung, bersama sejumlah pejabat tinggi pratama lainnya, dalam pelantikan yang digelar di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur Bangka Belitung, Senin (19/1/2026).
Baca juga: Satu Korban Laki-laki Ditemukan di Jurang Kedalaman 200 Meter Jatuhnya Pesawat ATR 42-500
Yunan Helmi resmi dilantik sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda), setelah sebelumnya menjabat sebagai Asisten III Pemerintah Provinsi Bangka Belitung.
Hal ini pun usai Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani secara langsung melantik pejabat tinggi pratama di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur Bangka Belitung.
Yunan Helmi bukan sosok baru di pemerintahan.
Malang melintang di dunia kepegawaian, Yunan Helmi sudah banyak menduduki jabatan penting di kabupaten, kota dan provinsi.
Yunan Helmi sebelumnya menduduki jabatan di Kabupaten Bangka, beberapa jabatan di Kota Pangkalpinang termasuk Kepala Bakuda hingga Sekda Kabupaten Bangka Barat.
"Selamat kepada yang dilantik, semoga dapat memegang amanah jabatan ini dengan baik. Bekerja secara profesional, sesuai dengan aturan yang ada," ujar Hidayat Arsani, Senin (19/1/2026).
Lebih lanjut selain tiga pejabat eselon II, terdapat pula penugasan kepala sekolah dilingkungan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung.
Total terdapat 16 Kepala Sekolah yang mendapat tugas, dalam pelantikan tersebut yang disebar ke sejumlah daerah.
"Kepada ASN untuk tidak berpolitik, tetap menjaga moral dan tanggungjawab sebagan ASN," ungkapnya.
Yunan Helmi adalah seorang pejabat penting di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dikenal sebagai Asisten Administrasi Umum dan terbaru dilantik menjadi Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Provinsi Bangka Belitung
Ia aktif dalam berbagai kegiatan pemerintahan di Pangkalpinang dan sekitarnya, terlibat dalam urusan kepegawaian, administrasi umum, serta acara-acara resmi seperti apel dan kunjungan kerja.
Yunan Helmi memiliki nama Drs.H.Yunan Helmi Yazid M. Si.
Ia lahir di Bangka, 5 Mei 1967 dan beragama Islam.
Yunan Helmi menyelesaikan pendidikan di SD UPTB (milik PT Timah Tbk) di Penataran Nangnung, Sungailiat, Kabupaten Bangka, setelah itu melanjutkan SMP Negeri 2 Sungailiat, Bangka.
Setelah SMP, ia melanjutkan pendidikan SMEA Negeri 1 Pangkalpinang.
Yunan Helmi kembali menyelesaikan pendidikan Sarjana Strata 1 Pendidikan Akuntansi pada Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang dan Strata 2 Ekonomi Pembangunan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.
Yunan Helmi resmi dilantik sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda), setelah sebelumnya menjabat sebagai Asisten III Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (19/1/2026).
Baca juga: Alasan Bripda Rio Brimob Polda Aceh Gabung Tentara Rusia Perang Lawan Ukraina, Rekam Jejak Disorot
Tak hanya Yunan Helmi, namun Haris juga dilantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bangka Belitung setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bakuda Provinsi Bangka Belitung.
Sedangkan untuk Asban Haris yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bangka Belitung, kini menjabat sebagai Asisten III Pemprov Bangka Belitung.
Hal ini pun usai Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani secara langsung melantik pejabat tinggi pratama di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur Bangka Belitung.
"Selamat kepada yang dilantik, semoga dapat memegang amanah jabatan ini dengan baik. Bekerja secara profesional, sesuai dengan aturan yang ada," ujar Hidayat Arsani.
Lebih lanjut selain tiga pejabat eselon II, terdapat pula penugasan kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung.
Total terdapat 16 Kepala Sekolah yang mendapat tugas, dalam pelantikan tersebut yang disebar ke sejumlah daerah.
"Kepada ASN untuk tidak berpolitik, tetap menjaga moral dan tanggungjawab sebagan ASN," ungkapnya.
(Posbelitung.co/Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)