Bupati Haili Yoga menekankan bahwa jabatan yang diemban para pejabat bukanlah sebuah kehormatan semata, melainkan amanah untuk melayani masyarakat
PROHABA.CO, TAKENGON – Bupati Aceh Tengah, Drs Haili Yoga, MSi, melantik, mengambil sumpah sekaligus janji jabatan 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah yang dilantik Senin (19/1/2026).
Prosesi pelantikan tersebut berlangsung di Gedung Ummi Pendopo Bupati Aceh Tengah.
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Aceh Tengah Nomor 802/dk01.04/BKPSDM/2026 tentang pengangkatan pejabat pimpinan tinggi pratama.
Sebanyak 14 pejabat eselon II resmi dilantik untuk mengemban amanah dan tanggung jawab baru dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Dalam prosesi pelantikan, Bupati Aceh Tengah menerima Al-Qur’an secara simbolis kepada perwakilan pejabat yang dilantik, yang diwakili oleh Muslim, S.Ag., MCL, Kepala Dinas Syari’at Islam.
Penyerahan Al-Qur’an tersebut dimaknai sebagai pengingat bahwa jabatan adalah bentuk pengabdian yang harus dijalankan dengan kejujuran dan tanggung jawab.
Dalam sambutannya, Bupati Haili Yoga menekankan bahwa jabatan yang diemban para pejabat bukanlah sebuah kehormatan semata, melainkan amanah untuk melayani masyarakat.
Baca juga: Bupati Haili Yoga Launching Kampung Inggris Pertama di Aceh Tengah
Baca juga: Aceh Tengah Pimpin Kinerja Pelayanan Publik di Aceh, Ungguli Banda Aceh dan Lhokseumawe
Hal ini menjadi semakin penting mengingat Aceh Tengah baru saja menghadapi bencana besar.
“Jabatan ini adalah berkah sekaligus tanggung jawab. Al-Qur’an wajib dibaca, dipahami, dan disampaikan nilainya dalam kepemimpinan. Hari ini masyarakat kita masih membutuhkan pelayanan cepat, tepat, dan penuh empati”, tegas Bupati dikutip Prohaba dari laman Humas Aceh Tengah.
Bupati menekankan pentingnya pelayanan publik yang efektif dan kolaboratif, terutama dalam penanganan pascabencana.
Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk segera bekerja memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, mulai dari penggantian dokumen kependudukan yang hilang, pendataan rumah rusak, hingga penanganan infrastruktur terdampak.
Salah satu poin penting yang ditekankan adalah akurasi data. Bupati mengingatkan bahwa kualitas data akan sangat menentukan keberhasilan program bantuan dan pemulihan.
“Data harus akurat. Jangan sampai masyarakat dirugikan karena data yang tidak tepat. Setiap OPD harus memahami perannya masing-masing”, ujarnya.
Baca juga: BPJN Aceh Targetkan Pembangunan Jembatan Permanen di Aceh Tengah Mulai 2026
Selain itu, Bupati mendorong para pejabat untuk aktif berkolaborasi dengan organisasi masyarakat, seperti PKK dan Dharma Wanita, guna memastikan layanan pemerintah benar-benar sampai ke lapisan masyarakat paling bawah.
Adapun 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik, yakni:
1. Buhari, S.Sos – Sekretaris DPRK Aceh Tengah
2. Abshar, SH, M.H – Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, Kemasyarakatan dan SDM
3. Anshary, SE, M.A.P – Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan
4. Muslim, S.Ag, MCL – Kepala Dinas Syari’at Islam
5. Helfi Triyansi, SST, M.Kes – Kepala Dinas KBPPPA
6. Hamdani, SH – Kepala Satpol PP dan Wilayatul Hisbah
7. Pijas Visara, ST – Kepala Dinas PUPR
8. Miftahuddin, SKM, M.A.P – Kepala Dinas Kesehatan
9. Gunawan Putra, SE, M.Si – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan
10. Ruslan Ramadhan, S.STP – Kepala BKPSDM
11. Iwan Januari, ST – Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman
12. Ismail, SE, M.Si – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung
13. Rizky Mahtuah Munthe, S.STP, M.Si – Kepala Dinas Pangan
14. Maimun, ST – Kepala Dinas Perikanan
Mengakhiri sambutannya, Bupati Aceh Tengah mengajak seluruh pejabat untuk menjaga komunikasi dan koordinasi yang solid, serta menjadikan jabatan sebagai ladang pengabdian.
“Mari kita bekerja dengan hati, melayani dengan ikhlas, dan memastikan pemerintah benar-benar hadir untuk masyarakat”, pungkasnya.(*)