Pernah Didemo Ribuan Warga Pati, Bupati Sudewo Kini Terjaring OTT KPK, Ternyata Hartanya Rp 31 M
January 20, 2026 07:38 AM

TRIBUNTRENDS.COM - Bupati Pati Sudewo sebelumnya sempat menjadi sorotan publik setelah kebijakannya menuai protes dan didemo ribuan warga.

Kini, namanya kembali mencuat setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara, Sudewo tercatat memiliki total kekayaan lebih dari Rp 31 miliar.

Penangkapan ini pun langsung menarik perhatian publik, mengingat posisinya sebagai kepala daerah.

Baca juga: Efek Domino Penggeledahan KPK di Kantor Pajak, Menkeu Purbaya Siapkan Hukuman Pembuangan

KPK membenarkan bahwa salah satu pihak yang diamankan dalam OTT di Kabupaten Pati adalah Bupati Pati Sudewo yang dikenal dengan inisial SDW.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, pada Senin (19/1/2026).

“Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan di Pati adalah saudara SDW,” ujar Budi Prasetyo.

Saat ini, Sudewo tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK di Polres Kudus dengan pengawalan ketat. Proses pemeriksaan masih berlangsung untuk mendalami dugaan keterlibatan yang bersangkutan dalam perkara tersebut.

“Yang bersangkutan sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh tim di Polres Kudus,” tegas Budi.

Meski demikian, KPK belum membeberkan secara rinci perkara yang menjerat Sudewo.

Menurut Budi, konstruksi perkara masih terus didalami oleh penyidik sehingga detail kasus belum dapat disampaikan ke publik.

Sebelumnya, rumor mengenai pemeriksaan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati sempat beredar luas.

KPK kemudian memastikan telah melakukan OTT di wilayah tersebut dan mengamankan beberapa pihak.

Namun, hingga kini operasi penindakan tersebut masih berjalan. KPK belum dapat memastikan status hukum seluruh pihak yang diamankan maupun mengungkap detail perkara secara lengkap.

“Terkait yang di Kabupaten Pati, saat ini masih berprogres. Kami masih menunggu perkembangannya,” ujar Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

DEMO PATI VIRAL - Momen Bupati Pati, Sudewo dilempar sandal saat menemui massa pendemo di Alun-alun Pati, Rabu (13/8/2025).
DEMO PATI VIRAL - Momen Bupati Pati, Sudewo dilempar sandal saat menemui massa pendemo di Alun-alun Pati, Rabu (13/8/2025). (Kolase TribunTrends/Kompas)

Selain Sudewo, KPK juga membenarkan adanya sejumlah pihak lain yang diamankan dalam OTT tersebut.

Beberapa di antaranya diduga berperan sebagai pengepul, sekaligus menjawab pertanyaan media terkait dugaan keterlibatan perangkat desa dalam proses pengumpulan dana.

Profil Sudewo

Sudewo lahir di Pati, Jawa Tengah, pada 11 Oktober 1968.

Suami Atik Kusdarwati ini merupakan lulusan Sarjana di Universitas Sebelas Maret (UNS) pada 1993.

Ia kemudian melanjutkan pendidikannya ke jenjang S-2 Teknik Pembangunan di Universitas Diponegoro (UNDIP).

Setelah lulus kuliah, Sudewo memulai karirnya sebagai karyawan di PT Jaya Construction pada 1993–1994.

Ayah empat anak itu juga pernah menjadi pegawai honorer di Departemen Pekerjaan Umum Proyek Peningkatan Jalan dan Jembatan Bali sebelum pada akhirnya menjadi pegawai negeri sipil (PNS) di Departemen Pekerjaan Umum Kanwil Jawa Timur kemudian menjadi PNS di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karanganyar.

Sempat menjadi wiraswasta selama 3 tahun, Sudewo lalu terjun ke dunia politik dengan bergabung bersama Partai Demokrat.

Ia lalu terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk periode 2009–2013.

Tahun 2019, Sudewo kembali melenggang ke Senayan melalui Fraksi Partai Gerindra.

Pada Pilkada Pati 2024, Sudewo maju sebagai Calon Bupati Pati dan berhasil terpilih didampingi oleh Risma Ardhi Chandra sebagai Wakil Bupati.

Sebelum menjabat sebagai Bupati Pati, Sudewo sempat mencalonkan diri sebagai Bupati Karanganyar pada 2002, namun ia gagal terpilih.

Sudewo diketahui juga aktif dalam berorganisasi, berikut riwayatnya:

  • Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Sebelas Maret (1991)
  • Ketua Keluarga Besar Marhaenis (2000)
  • Wakil Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (2001)
  • Koordinator Timses Pilkada Pacitan (2005)
  • Anggota Dewan Penasehat Fokerdesi (2007)
  • Koordinator Timses Pilgub Jawa Tengah (2008)
  • Ketua Bidang Pemberdayaan Organisasi DPP Partai Gerindra (2019–sekarang)
DEMO PATI - Bupati Pati Sudewo dilempari sandal dan botol oleh pendemo, Rabu (13/8/2025).
DEMO PATI - Bupati Pati Sudewo dilempari sandal dan botol oleh pendemo, Rabu (13/8/2025). (Tangkapan layar)

Bupati Terkaya Kelima Se-Jateng

Bupati Pati Sudewo disebut sebagai bupati terkaya ke-5 di Provinsi Jawa Tengah.

Selama menjabat tahun 2025, Sudewo melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sebanyak Rp.31.519.711.746.

Sementara bupati terkaya se-Jawa Tengah pertama ditempati Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, dengan harta Rp.138.212.342.617.

Berikut harta kekayaan Bupati Pati Sudewo:

1. Bupati Kebumen Lilis Nuryani: Rp.138.212.342.617

2. Bupati Rembang Harno: Rp.128.149.793.264

3. Bupati Batang Faiz Kurniawan: Rp.121.437.755.372

4. Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Rp.85.623.500.000

5. Bupati Pati Sudewo: Rp.31.519.711.746

(TribunTrends.com/Tribunnews)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.