Awal Mula Perseteruan Manohara Pinot dan Ibunya Muncul Lagi, Isu Child Grooming Jadi Pemicu
January 20, 2026 09:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sosok aktris Manohara Odelia Pinot kembali menjadi sorotan publik seiring dengan mencuatnya isu child grooming usai aktris Aurelie Moeremans mengungkap kisah pilunya dalam buku Broken Strings. 

Hal ini membuat netizen mulai mengaitkan trauma serupa dengan masa lalu pahit yang pernah dialami oleh mantan menantu Kerajaan Kelantan tersebut.

Ketika itu, ia dipersunting oleh pangeran asal Malaysia di usia yang masih sangat belia. 

Kabar yang beredar menyebutkan bahwa sang ibu sengaja menikahkan putrinya demi jaminan hidup mewah. 

Padahal, secara psikologis dan usia, Manohara saat itu belum layak untuk membina rumah tangga. 

Malangnya, pernikahan itu justru berujung pada tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang membekas hingga kini.

Baca juga: Umumkan Mundur dari Sinemaku Pictures, Prilly Latuconsina Sentil Umay Shahab dan Yahni Dhamayanti 

Baca juga: Tindakan KPI Usai Heboh Broken Strings Aurelie Moeremans, Peringatkan TV, Roby Tremonti Tersudut

Kini, Manohara Odelia mengaku telah memutus hubungan dengan ibunya, Daisy Fajarina.

Manohara mengungkap hal itu saat menjawab pertanyaan salah seorang netizen. 

"Saya tidak kehilangan kontak, saya memutus kontak," kata Manohara di akun @manodelia.

"Kami sebenarnya tidak pernah benar-benar dekat, meskipun mungkin terlihat seperti itu di depan umum," jelasnya.

Manohara menjelaskan bahwa semua kedekatan yang diperlihatkan di depan umum adalah citra yang ingin ditunjukkan ibunya.

"Mempertahankan wujud kedekatan sangat penting baginya, dan itu adalah sesuatu yang kami diharapkan lakukan untuk membuatnya terlihat baik," tulisnya.

"Citra itu berfungsi sebagai bentuk kontrol," imbuhnya.

Padahal, masa remajanya sebenarnya jauh dari kata dekat dengan sang ibu. Manohara mengaku dirinya mengalami penyiksaan emosional dan psikologis.

"Secara pribadi, saya tumbuh dengan penyiksaan emosional dan psikologis jangka panjang, dan kadang-kadang penyiksaan fisik. Saya berulang kali dimanipulasi dan dimanfaatkan," tulisnya.

"Sebagai remaja, saya dipaksa masuk ke dalam situasi yang sayangnya terkenal dan berbahaya yang sebagian besar dari kalian tahu, bersama orang lain, demi keuntungan dirinya," ujarnya.

Manohara mengatakan bahwa sebagai anak saat itu dirinya hanya bisa mengikuti permintaan ibunya.

"Itu bukanlah sesuatu yang saya pilih atau setujui, dan hal itu menyebabkan luka yang berkepanjangan," tulis Manohara.

Keputusannya memutus kontak dengan ibu kandungnya sendiri diambil bukan hal yang bisa dilakukan dalam waktu singkat.

"Memutuskan kontak tidak datang dari satu kesadaran tiba-tiba. Itu terjadi secara bertahap selama bertahun-tahun," tulis Manohara.

Manohara mengatakan bahwa kendali ibunya atas dirinya tak lagi berdampak setelah Manohara bertambah dewasa.

"Seiring saya tumbuh dewasa, menjadi lebih mandiri, lebih berani, kontrolnya atasku tak berhasil," tulisnya.

"Akhirnya, saya tidak lagi takut padanya," tutup Manohara.

Serangan Netizen

Di sisi lain, sebuah akun Instagram bernama aisyah_nadawi yang diduga merupakan akun palsu milik ibundanya. 

Akun tersebut mencoba membela diri terkait keputusan menikahkan sang putri di usia dini. 

Namun, dengan tegas ia membalas komentar tersebut dan menuding bahwa akun itu hanyalah kedok ibunya atau orang suruhannya (flying monkeys).

"I have a feeling this fake account is my mom or one of her 'flying monkeys'. Same patterns same words," tulisnya melalui akun @manodelia.

Tak hanya itu, ia juga melabeli ibunya sebagai sosok dengan gangguan kepribadian narsistik atau NPD (Narcissistic Personality Disorder). 

Hal inilah yang membuatnya memilih untuk memutus hubungan total dengan sang ibu demi kesehatan mentalnya.

Merespons tuduhan tersebut, akun aisyah_nadawi balik menyerang.

Dia menyebutnya jahat karena berani membongkar aib orang tua ke publik. 

Ia dituding masih menyimpan dendam kesumat dan diminta untuk berkaca diri. 

Meski mendapat serangan balik, gelombang dukungan dari netizen terus mengalir deras untuk Manohara.

(Banjarmasinpost.co.id/Kompas.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.