Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold Kumontoy: Pernah 3 Kali Gagal Masuk Polisi, Ngefans Ronaldo
January 20, 2026 10:19 AM

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN — Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy bukanlah sosok yang lahir dari keluarga besar kepolisian.

Perwira menengah Polri yang kini dipercaya memimpin kepolisian di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur tumbuh dari keluarga sederhana di Kota Manado, Sulawesi Utara. 

Jerrold merupakan warga asli suku Minahasa yang lahir di Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

Ayahnya berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), sementara sang ibu merupakan ibu rumah tangga. Tidak ada latar belakang keluarga polisi yang mengalir dalam darahnya.

Usai menamatkan pendidikan SMA di SMU Negeri 7 Manado, Jerrold Hendra Yosef Kumontoy dihadapkan pada pilihan hidup layaknya pemuda seusianya, melanjutkan kuliah atau mencari pekerjaan. 

Baca juga: Kombes Pol Jerrold H. Y. Kumontoy Sampaikan Sambutan Perdana Sebagai Kapolresta Balikpapan yang Baru

Dorongan awalnya mendaftar Akademi Kepolisian (Akpol) pun diakuinya sederhana, yakni ingin memperoleh pekerjaan.

Namun, proses panjang seleksi justru mengubah pandangan hidupnya.

“Awalnya memang hanya ingin mencari pekerjaan. Tapi saat mengikuti tes, berinteraksi dengan banyak orang, saya mulai menyadari bahwa menjadi polisi itu adalah tanggung jawab besar. Dari situlah tumbuh kesadaran bahwa ini adalah panggilan,” ujar Jerrold kepada TribunKaltim.co, mengenang masa mudanya.

Perjalanan menuju Akpol tidaklah mudah. Jerrold harus menelan kegagalan hingga tiga kali dalam seleksi.

Namun kegagalan itu tak mematahkan semangatnya. Dukungan orang tua menjadi kekuatan utama.

“Saya gagal beberapa kali, tapi orang tua selalu mendukung dan mendoakan. Itu yang membuat saya terus mencoba,” tuturnya.  

Perjalanan Karir

Kerja keras itu akhirnya berbuah manis. Jerrold dinyatakan lulus dan resmi menjadi taruna Akademi Kepolisian, hingga akhirnya dilantik sebagai perwira Polri pada 2003.

Kariernya dimulai dari satuan elit Brigade Mobil (Brimob). 

Pada 2004, ia mengikuti pendidikan Perwira Pertama Dasar Brimob dan langsung dipercaya bertugas di Sat I Gegana Korbrimob Polri.

Baca juga: Kombes Pol Jerrold Kumontoy Mohon Restu Masyarakat Balikpapan, Ini Rekam Jejaknya

Perjalanan di Gegana dia pernah menjabat dari PA Unit di Sat I Gegana sampai Kaden Gegana Sat Brimob Polda Metro. 

Pengalaman di Gegana menjadi salah satu fase paling berkesan dalam hidupnya. Jerrold terlibat dalam berbagai penugasan berisiko tinggi, termasuk operasi pengamanan dan penindakan terorisme di wilayah jakarta, jabar, lampung serta separatis di Aceh.

“Saya dibentuk di Gegana. Di sana saya belajar tentang kepemimpinan, tanggung jawab, dan bagaimana memastikan anggota datang bersama dan pulang bersama,” katanya.

Karier Jerrold terus menanjak. Pada 29 April 2019, ia dipercaya menjabat Kapolsek Kelapa Gading, Polres Metro Jakarta Utara.

Di tahun yang sama, ia juga menempuh pendidikan pengembangan keahlian sebagai scuba dive dan free fall. 

Februari 2020, Jerrold kembali ke Korps Brimob dengan jabatan Danyon B Pelopor Sat Brimob Polda Metro Jaya.

Setahun kemudian, pada 26 Juli 2021, Polri mempercayakan jabatan Kapolres Kubu Raya, Polda Kalimantan Barat, kepadanya.

Baca juga: Profil AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, Kapolres Balikpapan yang Berasal dari Tomohon Sulut

Saat menjabat Kapolres Kubu Raya, Jerrold mencatatkan prestasi tersendiri.

Ia menjadi satu-satunya Kapolres yang ikut langsung dalam Event Presisi Khatulistiwa pemecahan rekor MURI Sepeda Beregu sejauh 508 kilometer Jakarta-Semarang kurang dari 24 jam dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-76 Tahun 2022.

Event tersebut tidak hanya memecahkan Rekor MURI Indonesia, tetapi juga tercatat sebagai Rekor MURI Dunia.

Keikutsertaan Jerrold menjadi simbol kepemimpinan yang memberi teladan langsung kepada anggota.

SIAP PERKUAT SINERGI - Kapolresta Balikpapan yang baru, Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, menyatakan kesiapan penuh untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya usai resmi mengikuti serah terima jabatan (sertijab) Kapolresta Balikpapan,  Rabu (7/1/2026). (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO)
SIAP PERKUAT SINERGI - Kapolresta Balikpapan yang baru, Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, menyatakan kesiapan penuh untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya usai resmi mengikuti serah terima jabatan (sertijab) Kapolresta Balikpapan, Rabu (7/1/2026). (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) 

Setelah itu, Jerrold sempat menjabat Kapolres Karanganyar, Jawa Tengah, sebelum ditarik ke Polda Jawa Tengah sebagai Kabag Binkar Biro SDM.

Hingga akhirnya, ia dipercaya memimpin Polresta Balikpapan.

Dalam kepemimpinannya, Jerrold menekankan pentingnya pembinaan internal personel.

Menurutnya, anggota Polri harus “selesai dengan dirinya sendiri” sebelum turun melayani masyarakat.

“Anggota harus kuat secara mental, rohani, dan fisik. Kalau tidak sehat, bagaimana mau melayani masyarakat,” tegasnya.

Tak heran, olahraga menjadi bagian tak terpisahkan dari kesehariannya. Jerrold dikenal gemar lari jarak jauh dan bersepeda.

Ia bahkan pernah menuntaskan lari sejauh 42 kilometer dengan elevasi ekstrem di Jawa Tengah dan berhasil finis sebelum batas waktu. 

Uniknya, saat berlari, Jerrold tak selalu mendengarkan musik cepat. Ia justru kerap memutar khotbah rohani atau tips kesehatan, bahkan lagu bernuansa pelan.

“Kadang saya lari sambil dengar khotbah atau tips kesehatan. Tidak harus sesuai beat. Yang penting pikiran tetap fokus dan tenang,” ujarnya.

Ngefans Pesepak Bola Cristiano Ronaldo

Dalam dunia olahraga, Jerrold mengaku mengagumi Cristiano Ronaldo.

Menurutnya, bintang sepak bola asal Portugal itu adalah contoh nyata kedisiplinan dan konsistensi menjaga tubuh.

“Ronaldo itu bukan hanya soal prestasi, tapi proses. Dia menjaga tubuh, tidak merokok, tidak minum alkohol, dan tetap kompetitif di usia 40-an. Itu yang bisa kita tiru,” katanya.

Di luar dinas, Jerrold menikmati waktu bersama keluarga sebagai sumber energi terbesar.

Menonton film bersama istri dan anak-anak, berolahraga, hingga berbincang santai menjadi caranya menjaga keseimbangan hidup.

SOSOK JERROLD KUMONTOY - Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy di Balikpapan, Kalimantan Timur.
SOSOK JERROLD KUMONTOY - Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy di Balikpapan, Kalimantan Timur. Akui pernah tiga kali gagal masuk polisi, terus mencoba tiada menyerah, akhirnya berujung lulus, diterima jadi polisi di Indonesia. (TRIBUNKALTIM.CO/Dwi Ardianto)

Ia juga menyukai film bertema militer dan perjuangan, salah satunya Black Hawk Down, yang menurutnya sarat nilai kepemimpinan dan solidaritas.

Selain Black Hawk Down film lain yang menjadi favorit Jerrold yaitu 12 Strong, 13 Hours The Secret. 

“Pesan jelas sebagai pemimpin, datang dan pulang harus bersama,” ujarnya.

Dari pemuda yang sempat gagal berkali-kali, Jerrold Kumontoy kini menjelma menjadi perwira yang matang oleh pengalaman.

Sebuah perjalanan panjang yang lahir dari kegigihan, doa keluarga, disiplin, dan keyakinan bahwa keadilan adalah nilai yang harus terus diperjuangkan. Dan nikmati prosesnya. (*) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.