SURYALANG.COM, GRESIK - Dua pengendara motor meninggal dunia dalam dua kecelakaan maut di Jalan Raya Duduksampeyan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Senin (19/1/2026).
Dua kecelakaan maut menelan dua korban jiwa terjadi sore dan malam hari.
Masing-masing kecelakaan menimbulkan satu korban jiwa.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Gresik, Pelajar Pengendara Motor Tewas di Jalur Pantura Kecamatan Sidayu
Kecelakaan pertama terjadi pada pukul 16.00 Wib. Tepatnya di Jalan Raya Duduksampeyan masuk Desa Samirplapan.
Kecelakaan ini melibatkan dua kendaraan bermotor.
Kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat S 561x OBG yang dikendarai Mufatoriq, berusia 42 tahun, asal Desa Samirplapan melaju dari arah timur ke barat hendak berbelok ke gapura masuk desa.
Dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda MegaPro tanpa plat nomor yang dikendarai Sahrul, 24 tahun, asal Nganjuk.
Jarak yang terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari.
"Akibat peristiwa tersebut, korban Sahrul mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia. Sementara, korban Mufatorik mengalami luka berat di kaki dan tangan patah," beber Kapolsek Duduksampeyan AKP Hendrawan pada SURYAMALANG.COM, Selasa (20/1/2026).
Baca juga: Akibat Sopir Mengantuk, Truk Muat Bahan Baku Cat Terguling di Jalan Raya Duduksampeyan Gresik
Kecelakaan kedua terjadi pada malam hari. Sekitar pukul 20.30 Wib.
Kecelakaan kedua melibatkan sepeda motor dan mobil di jalan raya Duduksampeyan masuk Desa Ambeng-ambeng Watangrejo.
Peristiwa tragis itu terjadi ketika mobil Toyota Avanza W 198x AH yang dikemudikan Muhammad Rizky melaju dari arah barat ke timur.
Pengemudi bermaksud mendahului kendaraan lain dari sisi kiri dan ban depan selip keluar jalur.
"Pengemudi mobil berusaha mengembalikan kemudi ke kanan namun oleng hingga masuk ke jalur berlawanan arah dan menabrak motor Beat," jelas Hendrawan.
Mobil menabrak pengendara motor Honda Beat W 487x BO yang dikemudiakan Desy Tri Arianti berusia 36 tahun, warga Duduksampeyan, Gresik.
Korban Desy Tri Aryanti mengalami luka parah dan dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina.
"Korban meninggal dunia saat di rumah sakit," tutupnya.
Dua kecelakaan yang menewaskan dua pengendara sepeda motor sudah ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalan Raya Duduksampeyan Gresik, Pengendara Honda Vario Tewas
Sebagai informasi, Duduksampeyan merupakan salah satu kecamatan yang wilayahnya masuk kabupaten Gresik.
Jalan raya Duduksampeyan merupakan salah satu jalur utama, jalan nasional Pantura yang menghubungkan Gresik dan Lamongan .
Jalan raya ini menjadi akses penghubung antar kota yang utama, yang menghubungkan kota-kabupaten di Pantura seperti Lamongan, Tuban, Bojonegoro hingga kota di Jawa Tengah yang mengarah ke wilayah Jawa Timur sisi Timur melalui Surabaya.
Sebagai jalur nasional yang dilalui beragam jenis kendaraan, risiko kecelakaan menjadi besar karena di sepanjang jalan ada beberapa titik pertemuan dengan jalan desa, rumah warga hingga pasar.
Tipikal jalan raya yang cukup lebar membuat pengendara cenderung memacu kendaraanya dengan kecepatan tinggi, sehingga berisiko tabrakan ketika ada kendaraan warga yang keluar-masuk di wilayah kecamatan Duduksampeyan .
Ketidaksabaran pengguna jalan untuk mendahului dari sisi kiri sering kali juga jadi penyebab kecelakaan maut di kawasan ini ketika motor atau mobil selip, rodanya masuk jalan berlubang atau median jalan yang permukaannya lebih rendah.
Prinsip berhati-hati saat berkendara menjadi kunci untuk menghindari terjadinya kecelakaan.