TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kepedulian mahasiswa terhadap persoalan sosial dan lingkungan kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada.
Melalui semangat pengabdian dan inovasi, mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Elektro (TRE) UGM yang tergabung dalam Tim Arunika Berdaya menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat pesisir Pantai Kayu Arum, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Berangkat dari keprihatinan terhadap keterbatasan akses energi dan air bersih yang masih dialami masyarakat setempat, para mahasiswa ini memilih untuk tidak hanya melakukan kajian akademik, tetapi terjun langsung merancang dan menerapkan teknologi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Kawasan Pantai Kayu Arum dinilai memiliki potensi wisata alam yang besar, namun belum sepenuhnya didukung oleh infrastruktur dasar yang memadai.
Bentuk kepedulian tersebut diwujudkan melalui proyek sosial berbasis energi terbarukan, meliputi pemasangan 15 unit lampu jalan tenaga surya, pembangunan sistem panel surya beserta jaringan distribusi listrik, serta penerapan pompa air bertenaga surya.
Baca juga: Dinas Pariwsata Bantul Soroti Keberadaan Homestay Tak Berizin yang Berpotensi Rugikan PAD
Inisiatif ini ditujukan untuk mendukung aktivitas masyarakat, meningkatkan rasa aman di kawasan pesisir, serta membantu pemenuhan kebutuhan air bersih tanpa menambah beban lingkungan.
Ketua Tim Arunika Berdaya, Maulana Zakky Rosyidi, menyampaikan bahwa proyek ini dirancang dengan mempertimbangkan keberlanjutan dan kemandirian masyarakat.
Teknologi yang diterapkan diupayakan mudah dirawat dan dapat terus dimanfaatkan setelah program selesai, sehingga kehadiran mahasiswa tidak bersifat sementara, tetapi meninggalkan dampak jangka panjang.
Upaya kepedulian sosial yang dilakukan oleh enam mahasiswa, yakni Maulana Zakky Rosyidi, Wildy Zhalifunnas, Muhammad Irfan Arif, Rafi Mu’afa Hadi, Bintang Damar Pratama, dan Fatrian Ramadhani MB, dengan pendampingan dosen Ir. Candra Febri Nugraha,S.T., M.Eng., mendapat apresiasi di tingkat nasional.
Proyek tersebut berhasil mengantarkan Tim Arunika Berdaya meraih Juara 3 Astra Honda SDGs Future Leaders 2025, sebuah ajang yang menilai kontribusi nyata generasi muda terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Prestasi tersebut mencerminkan bahwa kepedulian mahasiswa tidak hanya berhenti pada wacana, tetapi mampu diwujudkan melalui tindakan konkret yang berdampak langsung bagi
masyarakat.
Mahasiswa tidak sekadar menjadi agen perubahan di ruang kelas, melainkan turut mengambil peran aktif dalam menjawab persoalan sosial dan lingkungan di sekitarnya. (*)