Sebelum Dicokok KPK, Wali Kota Madiun Maidi Cek Lapak UMKM dan Kawasan PSC
January 20, 2026 02:42 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, MADIUN - Wali Kota Madiun Maidi masih berkunjung ke kawasan wisata di Pahlawan Street Center (PSC), dan Pahlawan Religi Center (PRC) Kota Madiun, sebelum terjaring OTT KPK.

Aktivitas tersebut terpantau dalam sebuah video pendek, yang diunggah di akun Instagram Wali Kota Maidi bernama PakMaidi, Minggu (18/1/2026) malam.

Sembari mengenakan hem bergaris motif kotak, warna biru kombinasi hijau, Maidi meninjau lapak-lapak UMKM di wisata ternama, yang selalu dikunjungi banyak pelancong luar daerah.

Tak hanya PSC, Maidi juga meninjau area Pahlawan Religi Center.

Ia juga memastikan harga makanan dan minuman yang dijual, tidak merugikan wisatawan.

“Kota ini bisa berhasil kalau semua pihak saling bersinergi dan saling menjaga. Pemerintah sudah menyediakan tempat yang menarik banyak pengunjung. Sudah menyediakan tempat bagi PKL untuk berjualan,” tulis Maidi.

Menurutnya, para pedagang juga harus turut berkontribusi nyata menjaga yang sudah baik ini untuk semakin baik ke depan.

“Setiap makanan dan minuman yang dijual harus dicantumkan harga. Saya tidak mau wisatawan yang datang kecewa karena merasa dientol (ditekan) pedagang,” katanya.

Baca juga: Balai Kota Madiun Lengang Pasca Wali Kota Maidi Terjaring OTT KPK

“Jangan sampai meninggalkan kesan negatif. Jangan hanya mencari keuntungan sebanyak-banyaknya di satu hari saja. Tetapi untuk keberlangsungan ke depan. Bagaimana mereka nyaman dan mau kembali datang,” imbuh Maidi.

Sebagai penutup postingannya, Maidi berharap, keberlanjutan sektor wisata kota, demi Kota Madiun yang semakin maju mendunia.

“Untung sedikit tak masalah tapi berkelanjutan. Daripada hanya ramai sesaat dan semakin ditinggalkan wisatawan,” tutup Maidi.

Beberapa jam setelah unggahan itu, Senin (19/1/2025), Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan jika Tim melakukan operasi tangkap tangan di Kota Madiun, Jawa Timur.

Satu dari 15 orang yang diamankan adalah Wali Kota Madiun Maidi.

Rupanya sejak Senin (19/1/2026) pagi pula, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Belasan orang itu di Polres Madiun.

(Febrianto Ramadani/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.