Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti) Stella Christie nonton konser K-pop! Ia juga membicarakan sains di balik industri yang dikenal sebagai Hallyu Wave ini.
Menurut Prof Stella, ada sains yang menarik di balik industri K-pop. Ia mengatakan di dunia ini baru ada dua spesies yang dapat menari mengikuti ritme dengan gerakan secara impromptu.
Spesies pertama adalah manusia. Lalu, apa spesies lainnya?
Hewan-hewan yang Dapat Mengikuti Ritme
Kata Prof Stella, dua spesies yang mampu menari mengikuti ritme dengan gerakan secara impromptu adalah manusia dan kakatua.
"Spesies monyet lainnya belum pernah ditemukan untuk bisa nari secara spontan," katanya, ditemui 20detik setelah menonton HUG K-Pop Concert di Nusantara Indonesia Convention & Exhibition Center, Pantai Indah Kapuk, Jakarta, Sabtu (17/1/2026).
"Di balik kesuksesan K-Pop itu mereka luar biasa disiplin. Luar biasa punya standar," ujar Stella.
Selain kakatua, ternyata ada hewan atau fauna lain yang bisa mengikuti ritme, meskipun tidak menari. Dikutip dari BBC Science Focus dan Scientific American, ini hewan-hewan cerdas tersebut!
1. Singa Laut
Pada 2013, peneliti di University of California menguji seekor singa laut bernama Ronan dengan irama konstan. Ronan mendapat ikan setiap kali ia mengangguk mengikuti irama.
Peneliti kemudian meningkatkan tantangan dengan memainkan lagu funk-soul Earth, Wind and Fire yang berjudul "Boogie Wonderland" dan mengubah tempo secara acak. Ronan tidak hanya mampu menjaga irama lebih baik daripada hewan nonmanusia lainnya yang pernah diuji. Ia juga mampu beradaptasi dengan cepat terhadap tempo baru tersebut.
2. Kakatua
Seekor burung kakatua bernama Snowball sempat viral di internet pada 2007 saat menari mengikuti lagu "Everybody (Backstreet's Back)" dari Backstreet Boys. Pada 2019, tim peneliti yang dipimpin oleh psikolog Dr R Joanne Jao Keehn dari San Diego State University menguji kemampuan menarinya. Mereka menemukan Snowball memiliki 14 gerakan tari berbeda, ditambah dua gerakan gabungan yang unik.
3. Anjing Laut Abu-Abu
Pada 2019, ada peneliti dari University of St Andrews melatih tiga anak anjing laut abu-abu untuk meniru suara manusia dan menghasilkan melodi sederhana. Ketiganya berhasil meniru beberapa suara. Namun, seekor betina bernama Zola benar-benar menonjol. Zola mampu menyanyikan versi yang dikenali dari beberapa lagu, termasuk "Twinkle, Twinkle, Little Star" dan musik tema Star Wars.
4. Lemur Raksasa
Salah satu jenis lemur di Madagaskar, lemur indri (Indri indri) juga punya kecerdasan audio. Tim peneliti dari University of Turin pernah merekam 636 nyanyian individu yang dikumpulkan dari 20 kelompok keluarga yang berbeda.
Temuan mereka menunjukkan lemur indri betina dan jantan mengeluarkan suara dengan tempo yang berbeda. Akan tetapi, keduanya menggunakan pola ritme yang sama.
Indri juga menunjukkan kemampuan untuk mempertahankan ritme yang konstan saat mereka menurunkan tempo lagu mereka. Proses ini dikenal dalam musik klasik sebagai ritardando.







