Jepang Tetap Bahagia Tanpa Turis China
GH News January 20, 2026 04:09 PM
Tokyo -

Tahun lalu Jepang dan China bersitegang, pariwisata ikut kena dampaknya. Meski begitu, Jepang tetap cetak rekor jumlah kunjungan turis asing.

Secara mengejutkan jumlah wisatawan asing ke Jepang tahun lalu mencapai lebih dari 40 juta. Menteri Pariwisata Yasushi Kaneko menyebut angka itu menjadi rekor negeri sakura untuk pertama kalinya.

Yasushi mengatakan ada penurunan terjadi penurunan signifikan jumlah wisatawan China setelah pembatasan pariwisata di tengah perselisihan diplomatik antara kedua negara.

Kunjungan wisatawan China telah menurun sekitar 45% pada Desember dibandingkan tahun sebelumnya. Meski begitu, jumlah wisatawan secara keseluruhan tetap tinggi.

Pada November, Beijing mendesak warganya untuk tidak bepergian ke Jepang. Larangan itu menjadi sebuah hukuman bagi Perdana Menteri Sanae Takaichi setelah mengatakan bahwa serangan China terhadap Taiwan dapat mengakibatkan situasi yang mengancam kelangsungan hidup dan memicu potensi respons militer.

China mengklaim kedaulatan atas Taiwan yang diperintah secara demokratis.

Jumlah wisatawan dari China turun menjadi sekitar 330.000 orang pada bulan Desember, kurang dari 10 persen dari 3,6 juta pengunjung ke Jepang pada bulan tersebut.

Pada tahun hingga akhir November, wisatawan China daratan merupakan kelompok pengunjung terbesar ke Jepang, menyumbang sekitar seperempat dari total.

Turis yang masuk dari Asia merupakan pasar terbesar dari pengunjung pada tahun 2025. Turis Amerika dan Australia juga terus mencatatkan peningkatan.

Melemahnya nilai tukar yen terhadap dolar dan minat global terhadap Jepang turut berkontribusi pada peningkatan jumlah wisatawan.

Wisatawan asing telah menjadi berkah bagi perekonomian Jepang, dengan rekor pengeluaran 9,5 triliun yen sepanjang 2025.

Jumlah wisatawan asing terus meningkat setelah Jepang membuka kembali perbatasannya setelah pandemi era COVID, mencapai 36,87 juta pada tahun 2024.

Bonauli
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.