TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat satu titik panas atau hotspot terdeteksi di wilayah Provinsi Riau berdasarkan pembaruan data, pukul 07.00 WIB pada Selasa (20/1/2025).
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Mari Frystine, menyebutkan bahwa satu hotspot tersebut berada di Kabupaten Pelalawan. Secara keseluruhan, total hotspot di wilayah Sumatera mencapai 75 titik.
Rinciannya, Provinsi Aceh mencatat 30 hotspot, Kepulauan Bangka Belitung 22 titik, Jambi delapan titik, Kepulauan Riau tujuh titik, Sumatera Utara tiga titik, Sumatera Selatan tiga titik, serta Sumatera Barat satu titik.
Baca juga: Debit Perairan dari Hulu Kampar Stabil, BPBD di Sumbar Sebut karena Modifikasi Cuaca
BMKG mengingatkan agar kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan tetap dijaga, meskipun intensitas hujan di wilayah Riau diprakirakan menurun dalam beberapa hari ke depan.
Sementara itu, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau tergolong rendah.
Namun demikian, gelombang dengan kategori sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Dumai Bengkalis serta Perairan Indragiri Hilir.
BMKG mengimbau masyarakat pesisir dan nelayan untuk tetap memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang sebelum melakukan aktivitas di laut.
(Tribunpekanbaru.com/Alexander)