3.570 Titik Jalan Rusak Gara-gara Hujan Esktrem dan Banjir di Kudus
January 20, 2026 04:55 PM

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Sejumlah jalan di Kabupaten Kudus mengalami rusak akibat hujan ekstrem dan banjir yang terjadi beberapa hari yang lalu.

Dari inventarisir yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus, terdapat sebanyak 3.570 titik jalan rusak di Kabupaten Kudus.

“Dari jumlah tersebut, sekitar 1.500 titik sudah diperbaiki, sementara kurang  lebih ada 2.000 titik lainnya masih membutuhkan penanganan lanjutan,” kata Bupati Kudus Sam’ani Intakoris saat meninjau perbaikan jalan di ruas Jalan Agil Kusumadya bersama wakilnya Bellinda Birton, Selasa (20/1/2026).

Baca juga: Sani Melahirkan di Mobil Pikap Setelah Terjebak di Jalan Rusak Tengah Malam

Ke depan, perbaikan yang akan dilakukan pihaknya di Jalan Agil Kusumadya akan dilakukan menyeluruh dengan dukungan pemerintah pusat. Jalan yang kini menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten ini sebagian ruasnya berlubang gara-gara tergerus air saat hujan ekstrem melanda Kudus selama beberapa hari yang lalu.

Sam’ani mengatakan, jalan rusak atau berlubang yang terjadi di Kudus lantaran hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir di Kabupaten Kudus. Selain itu juga terdapat sejumlah ruas jalan yang tergenang banjir.

“Perbaikan yang kami lakukan ini sebagai respons atas kerusakan jalan akibat hujan ekstrem dan banjir yang melanda Kudus,” kata dia.

Pihaknya melakukan perbaikan secara bertahap dengan cara menambal lubang jalan. Perbaikan tersebut dilakukan dengan melihat kondisi cuaca. Sebab perbaikan jalan bisa dilakukan saat cuaca cukup cerah.

“Seperti saat ini dilakukan penambalan jalan berlubang karena kondisi cuaca cukup cerah,” katanya.

Dalam perbaikan tersebut, pihaknya menurunkan empat tim secara bersamaan untuk melakukan penambalan jalan. Empat tim tersebut diterjunkan secara serentak di beberapa titik.

Dia mengatakan, untuk jalan yang menjadi wewenang pemerintah kabupaten pihaknya langsung lakukan perbaikan melalui Dinas PUPR. Sedangkan jalan yang menjadi wewenang pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, pihaknya koordinasikan dengan pihak yang berwenang.

“Kami menambal jalan kabupaten, termasuk bekerja sama juga menambal jalan provinsi dan jalan nasional. Jalan kabupaten kami utamakan, untuk provinsi dan nasional, kita koordinasi dan komunikasi dengan instansi terkait,” kata Sam’ani.

Baca juga: Jalan Rusak akibat Dilalui Puluhan Truk, Warga Desak Tambang Gandatapa Banyumas Ditutup

Dia melanjutkan, upaya percepatan perbaikan jalan yang pihaknya lakukan ini bagian dari menjaga keselamatan pengguna jalan, juga mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

“Kami juga terus membuka ruang koordinasi lintas sektor agar seluruh ruas jalan, baik kabupaten, provinsi, maupun nasional supaya dapat tertangani secara optimal,” kata dia. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.