Juventus Alami Kerugian Sebesar Rp198 M Setelah Kalah Dalam Gugatan Hukum Terhadap Cristiano Ronaldo
January 20, 2026 05:45 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Cristiano Ronaldo akhirnya bisa tertawa lepas dalam perseteruan hukumnya yang panjang melawan Juventus terkait gaji yang belum dibayar.

Pria berusia 40 tahun ini adalah salah satu pemain paling berprestasi dalam sejarah olahraga ini.

Dan kariernya yang gemilang mencakup masa tiga tahun di Turin yang menghasilkan dua gelar Scudetto, satu trofi Coppa Italia, dan dua Piala Super Italia.

Namun, periode ini juga ternoda oleh pandemi COVID-19.

Yang mendorong Juventus untuk mengambil langkah-langkah drastis yang kemudian kembali menghantui mereka.

Baca juga: Jadwal Bola Liga Champions Malam Ini Live SCTV-Vidio, Inter Milan vs Arsenal, Man City-Real Madrid

Cristiano Ronaldo kembali mengalahkan Juventus di pengadilan.

Selama dua musim kompetisi yang terdampak COVID, raksasa yang berbasis di Turin ini mencapai kesepakatan dengan para pemainnya, yang setuju untuk melepaskan gaji mereka selama empat bulan untuk membantu klub mengurangi krisis keuangan yang disebabkan oleh pandemi.

Namun, kemudian terungkap bahwa beberapa pemain, termasuk Ronaldo, sebenarnya tidak menerima pengurangan gaji mereka, melainkan dijanjikan untuk menunda pembayaran gaji mereka ke tahun keuangan berikutnya.

Oleh karena itu, ketika Juventus menolak untuk membayar sisa gaji CR7, ia memutuskan untuk membawa mereka ke pengadilan.

Pada April 2024, sebuah pengadilan arbitrase memutuskan mendukung superstar Portugal tersebut, memerintahkan Juventus untuk membayarnya sekitar €9,7 juta, meskipun sang pemain meminta angka sekitar €19 juta.

Juventus kemudian memutuskan untuk mengajukan banding atas putusan tersebut , meminta pengadilan untuk menarik kembali jumlah uang yang telah dibayarkan kepada pemain tersebut.

Dikutip Selasa 20 Januari 2026, menurut La Repubblica (melalui Tuttosport ), keputusan akhir juga menguntungkan sang striker legendaris.

Juventus gagal mendapatkan kembali €10 juta atau Rp198 Miliar lebih yang telah dibayarkan kepada CR7.

Pengadilan Banding tidak hanya menguatkan putusan awal, tetapi juga memerintahkan Juventus untuk membayar biaya hukum sebesar €80.000.

Juventus telah membayar mahal atas apa yang disebut manuver gaji ini dalam apa yang media Italia sebut sebagai investigasi 'Prisma', yang juga bertepatan dengan kasus 'Plusvalenza', terkait dengan keuntungan modal.

Dua kasus hukum ini membayangi klub antara tahun 2021 dan 2023, yang mengakibatkan pengunduran diri dan pelarangan terhadap mantan presiden Juventus Andrea Agnelli dan beberapa pejabat tinggi klub, di samping pengurangan 9 poin di Serie A musim 2022/23.

(Banjarmasinpost.co.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.