Kerap Dapat Banjir Kiriman di Perbatasan, Pemko Banjarmasin Ajak Pemkab Banjar Bikin Embung
January 20, 2026 05:45 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Normalisasi sungai tengah dijalankan Pemerintah Kota Banjarmasin, mulai dari sungai-sungai di perkotaan hingga daerah perbatasan.

Pembersihan hingga pengerukan sedimen sungai direncanakan terus berlanjut hingga September 2026, sebelum memasuki musim hujan selanjutnya.

Titik yang terendam banjir cukup parah di Banjarmasin adalah Sungai Lulut, sebab daerah tersebut berbatasan dengan Kabupaten Banjar, sehingga selalu mendapat banjir kiriman.

Hal tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin, setidaknya mengantisipasi air tidak terlalu tinggi saat puncak pasang.

"Kami sampaikan perlu kolaborasi dengan Kabupaten Banjar terkait Sungai Lulut, agar sama-sama bisa membersihkan sungai," jelas Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, Selasa (20/1/2026).

Baca juga: Kasus Pencabulan Anak oleh Ayah Tiri di HSS Segera Naik Tahap II, Tersangka Ditahan di Mapolres

Sungai yang dalam akan siap menampung luapan air, hal ini dapat mencegah air meluber menggenangi jalan.

Selain mengeruk sungai agar dalam, Pemko Banjarmasin merencanakan pembuatan kolam retensi atau embung.

"Banjarmasin dan Banjar memang harus memiliki yang namanya kolam retensi atau embung untuk sebagai menaruh sementara air yang debitnya tinggi," ujar Yamin.

Terlebih Banjarmasin menjadi hilir atau daerah yang mendapat kiriman air dari hulu, embung perlu dibuat untuk menampung luapan air. 

Terkait lanjutan normalisasi, Yamin mengatakan masih terus berburu sungai-sungai maupun anak sungai untuk dibersihkan, baik tertutup tanaman liar, maupun sedimentasi yang menumpuk. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.