Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, TAPOS - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok membangun masjid agung di dekat Terminal Jatijajar, Jalan Raya Bogor, Kecamatan Tapos.
Pembangunan masjid ini menelan anggaran Rp 33 miliar dan di lokasi tersebut akan dibangun Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Depok.
Wali Kota Depok, Supian Suri berharap keberadaan masjid agung tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan maksimal.
Baca juga: Target 2026, Pemkot Depok Mulai Lebarkan Jalan Raya Sawangan Jadi 24 Meter
“Kita sedang merencanakan agar kantor urusan haji dan umrah bisa hadir di area masjid ini,” kata Supian kepada wartawan, Selasa (20/1/2026).
“Bangunannya sudah sangat memadai, jadi tinggal kita maksimalkan saja,” sambungnya.
Kata Supian, Kantor Kemenjah Depok rencananya akan diposisikan di bawah bangunan masjid.
Dengan demikian, pihak Kemenhaj tidak perlu membanguan gedung baru di area masjid agung.
“Kalau kita memaksimalkan ruang yang sudah ada, tidak perlu lagi anggaran tambahan. Tinggal penyekatan ruangan saja, tentu nanti kita koordinasikan dengan Kementerian Haji dan Umrah,” ungkapnya.
Supain memandang, Masjid Agung Depok itu memiliki aula yang luas, ruang-ruang kantor, hingga perpustakaan.
Fasilitas tersebut dapat dialihfungsikan sementara untuk mendukung operasional kantor haji dan umrah.
Bahkan, area parkir yang luas juga dapat difungsikan untuk manasik haji hingga pelepasan jamaah haji nantinya.
“Karena areanya juga sangat luas buat parkir bus, termasuk ke arah tolnya juga dekat sekali. Jadi rasanya sangat strategis," pungkasnya. (m38)