MALING Motor Tewas Dihajar Massa di Gresik, Sempat Ancam Saat Kepergok Aksi Mencuri, Temannya Kabur
January 20, 2026 11:27 PM

TRIBUN-MEDAN.com - Maling motor tewas dihajar warga di Kabupaten Gresik. Pelaku maling motor sebanyak dua orang. Namun satu pelaku tewas setelah dihajar massa. 

Warga di wilayah Kebomas menghadiahi kedua maling motor itu dengan bogem mentah.

Berulang kali sampai tak sadarkan diri.

Satu terduga pelaku, tewas usai dimasa warga setelah mencoba melarikan diri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi peristiwa itu terjadi pada Selasa (20/1/2025) sekitar pukul 03.30 WIB.

Saat itu, salah satu warga berinisial GT melihat ada dua orang berjalan agak berlari menuju ke dalam gang.  

Setelah diikuti oleh GT, kedua pria tersebut masuk kedalam gang buntu yang terdapar banyak kamar kos. 

Di sana, GT melihat salah satu pria sedang mendorong satu unit sepeda motor Yamaha bernopol S 5671 ACA dan satu pria lainnya berada dibelakangnnya.

Baca juga: RISMON SIANIPAR Bakal Sebar 1.000 Buku Gibran End Game ke Seluruh DPR dan DPD, Bantah Didanai

Baca juga: EKS Wakil Wali Kota Palembang dan Suaminya Dituntut 8,5 Tahun Penjara Kasus Korupsi PMI

Melihat hal itu, GT menegur dan bertanya kepada para terduga pelaku sedang melakukan apa.

Bukannya menjawab, salah satu terduga pelaku mengambil sesuatu dari dalam tas, sementara satu terduga pelaku lainnya berusaha melarikan diri.

Melihat hal itu, GT berteriak memanggil pemilik sepeda motor.

Mendengar teriakan tersebut warga sekitar datang dan membuat kedua terduga pelaku melarikan diri.

Aksi kejar-kejaran pun terjadi  hingga ke Jalan Raya RA Kartini hingga area sungai.

Setelah diamankan warga, kedua pria tersebut menjadi amukan masa di Jalan Raya RA Kartini.

Melihat amukan masa tak terkendali, salah satu warga pun menghubungi Lapor Pak Kapolres Cak Rama.

Tak berselang lama polisi pun mendatangi lokasi dan mendapati salah satu terduga pelaku meninggal dunia.

Dua terduga pelaku diketahui bernama Santoso, warga Lamongan.

Sementara satu terduga pelaku yang meninggal dunia bernama Herman, warga Probolinggo.

Keduanya kemudian dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk penanganan lebih lanjut dan keperluan visum.

"Dapat kami sampaikan bahwasanya kami dari Satreskrim Polres Gresik, dini hari tadi sekitar pukul 04:00 pagi di Jalan Raya Kartini, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, kami menerima laporan dari masyarakat melalui kanal 'Lapor Pak Kapolres', 'Lapor Cak Rama', bahwasanya terjadi dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor. Yang mana pada saat kami mengunjungi TKP bersama dengan Pawas (Perwira Pengawas) dan piket, kami temui bahwasanya dua terduga pelaku ini sudah dihakimi oleh warga. Pada saat kami berada di TKP, telah ditemukan bahwasanya satu dari terduga pelaku sudah meninggal dunia dan satu lainnya dalam keadaan kritis," beber Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik, Ipda Andi Muh. Asyraf, Selasa (20/1/2026).

Berdasarkan dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan penyesuaian dari hasil penyelidikan, lanjut Asyraf, bahwasanya dua terduga pelaku ini berjalan kaki menyasar kendaraan-kendaraan yang berada di luar rumah.

Sampailah dia di Jalan Raya Kartini menemukan sebuah motor.

​"Pada saat hendak beraksi dan sudah berhasil melaksanakan aksinya, mendorong motor sejauh sekitar 5 meter, ada warga yang menyaksikan. Warga yang menyaksikan ini selanjutnya berteriak meminta bantuan kepada warga lainnya sehingga terjadi kerumunan yang selanjutnya dua terduga pelaku ini dihakimi oleh warga," bebernya.

Barang bukti yang diamankan, yaitu handphone terduga pelaku, 4 anak kunci T, 1 kunci T, dan 3 kunci duplikat beserta magnet yang biasanya digunakan para pelaku untuk melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor.

​"Jika menemukan hal yang serupa atau tindak pidana lainnya, jangan ragu-ragu untuk telepon 110 ataupun 'Lapor Pak Kapolres', 'Lapor Cak Rama'," tutup Asyraf. (wil)

(*/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.