Aktivitas Terakhir Maidi Sebelum OTT, Cek UMKM Di PSC Untuk Dorong Kunjungan Wisata Ke Kota Madiun
January 21, 2026 12:04 AM

 

SURYA.CO.ID, KOTA MADIUN - Penangkapan Wali Kota Madiun, Maidi dalam OTT KPK, Senin (19/1/2026) seperti menjadi ironi. Dengan slogan dan program yang inovatif, Maidi malah disangkakan dugaan korupsi fee proyek melalui CSR.

Ini menjadi kejutan bagi masyarakat Kota Madiun yang mengenal sosok Maidi yang membumi. Semalam sebelum kena OTT, Maidi sempat meninjau kawasan wisata di Pahlawan Street Center (PSC), dan Pahlawan Religi Center (PRC).

Aktivitas terakhirnya sebagai wali kota tersebut terpantau dalam sebuah video pendek, yang diunggah di akun Instagram Wali Kota Maidi @PakMaidi, Minggu (18/1/2026) malam.

Mengenakan hem bergaris motif kotak, warna biru kombinasi hijau, Maidi meninjau lapak-lapak UMKM di wisata ternama yang selalu dikunjungi banyak pelancong luar daerah.

Tak hanya PSC, Maidi juga meninjau area Pahlawan Religi Center. Ia juga memastikan harga makanan dan minuman yang dijual, tidak merugikan wisatawan.

“Kota ini bisa berhasil kalau semua pihak saling bersinergi dan saling menjaga. Pemerintah sudah menyediakan tempat yang menarik banyak pengunjung. Sudah menyediakan tempat bagi PKL untuk berjualan,” tulis Maidi.

Mengecek Harga Makanan

Menurutnya, para pedagang juga harus turut berkontribusi nyata menjaga yang sudah baik ini untuk semakin baik ke depan. 

Kunjungannya dilaksanakan secara sengaja guna meninjau lapak-lapak UMKM di kawasan Pahlawan Street Center dan Pahlawan Religi Center.

“Setiap makanan dan minuman yang dijual harus dicantumkan harga. Saya tidak mau wisatawan yang datang kecewa karena merasa dikerjai pedagang,” katanya.

“Jangan sampai meninggalkan kesan negatif. Jangan hanya mencari keuntungan sebanyak-banyaknya di satu hari saja. Tetapi untuk keberlangsungan ke depan. Bagaimana mereka nyaman dan mau kembali datang,” imbuh Maidi.

Sebagai penutup postingannya, Maidi berharap keberlanjutan sektor wisata kota demi Kota Madiun yang semakin maju mendunia.

“Untung sedikit tak masalah tetapi berkelanjutan. Dari pada hanya ramai sesaat dan semakin ditinggalkan wisatawan,” tutup Maidi. *****

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.