TRIBUNJATIM.COM - Berikut ini ramalan cuaca Jatim pada Rabu 21 Januari 2026.
Hujan ringan mengguyur hampir merata di sejumlah wilayah di Jawa Timur.
Namun beberapa daerah diguyur hujan disertai petir mulai pagi hingga sore hari di antaranya Banyuwangi, Bondowoso, Kota Madiun, dan Pasuruan.
Sementara ada beberapa daerah tidak hujan hanya cerah berawan yakni Bojonegoro, Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kota Batu, dan Magetan.
Untuk wilayah yang diguyur hujan ringan dini hari hingga sore hari di antaranya Bangkalan, Blitar, Gresik, Jember, Jombang, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Kota Surabaya, Lamongan, Lumajang, Malang, Mojokerto dan Pacitan, Ponorogo dan Probolinggo.
Baca juga: Cuaca Ekstrem di Kota Batu, Longsor dan Pohon Tumbang Ganggu Akses Jalan
Masyarakat diimbau waspada cuaca ekstrem yang melanda Jawa Timur pada awal 2026 dan angin kencang dalam 10 hari ke depan.
Prakiraan cuaca Jatim ini dilansir dari BMKG
Daftar Daerah Rawan Banjir dan Longsor di Jawa Timur
Dikutip Tribun Jatim dari laman resminya, BMKG juga merilis daerah yang rawan banjir dan longsor di Jawa Timur.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, seperti hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang.
Rawan Banjir
Melansir laman resmi BMKG, terdapat 10 daerah rawan banjir pada kondisi cuaca ekstrem yang melanda Jawa Timur. Daerah tersebut di antaranya:
Kecamatan Kasiman, Bojonegoro
Kecamatan Wonosari, Madiun
Kecamatan Bagor, Nganjuk
Kecamatan Babat, Lamongan
Kecamatan Benowo, Surabaya
Kecamatan Jrengik, Sampang
Kecamatan Rejoso, Nganjuk
Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi
Kecamatan Tempeh, Lumajang
Kecamatan Durenan, Trenggalek
Rawan Longsor
Sementara untuk daerah lawan longsor berdasarkan prediksi BMKG, yakni:
Pujon, Kabupaten Malang
Junrejo, Kota Batu
Binakal, Kabupaten Bondowoso
Klabang, Kabupaten Situbondo
Ledokombo, Kabupaten Jember
Arjosari, Kabupaten Pacitan
Baca juga: Penjelasan BMKG soal Keresahan Warga Baru Kali ini Lihat Langit Merah di Pesisir Pantai Banten
Puncak Musim Hujan
Saat ini sebagian besar wilayah Jawa Timur telah memasuki puncak musim hujan.
Diprakirakan dalam 10 hari ke depan akan terjadi peningkatan cuaca ekstrem yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.
Potensi cuaca ekstrem ini merupakan dampak aktifnya monsun Asia, pola pertemuan angin (konvergensi) dan diprakirakan adanya gangguan gelombang atmosfer MJO (Madden Julian Oscillation) yang melintasi wilayah Jawa Timur.
Selain itu, kondisi suhu muka laut perairan Selat Madura juga masih cukup signifikan, serta kondisi atmosfer lokal yang labil turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan dengan instensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Waspada Angin Kencang Selama 10 Hari ke Depan
BMKG Juanda mengimbau masyarakat dan instansi terkait agar senantiasa waspada terhadap perubahan cuaca mendadak serta adanya potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang selama 10 hari ke depan.
Wilayah dengan topografi curam/bergunung/tebing diharapkan lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca esktrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang serta berkurangnya jarak pandang.