KA Ringsek Usai Seruduk Truk, Nasib Masinis dan Penumpang Disorot
January 21, 2026 11:19 AM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Cirebon - Kereta Api (KA) Menoreh relasi Semarang Tawang–Pasarsenen ringsek parah setelah menabrak sebuah truk yang berhenti di tengah rel, Rabu (21/1/2026) dini hari. Nasib masinis dan penumpang disorot.

Kecelakaan KA Menoreh itu terjadi di KM 201+400, Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, sekitar pukul 02.47 WIB. 

Benturan keras tak terhindarkan lantaran truk mengalami gangguan dan tak mampu keluar dari lintasan rel saat kereta melintas. Akibat insiden tersebut, jalur hilir sempat lumpuh sementara dan proses evakuasi berlangsung berjam-jam. 

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, Muhibbuddin, menjelaskan kronologis kejadian tersebut.

“Pada dini hari tadi sekitar pukul 02.47 telah terjadi temperan KA Menoreh relasi Semarang Tawang–Pasarsenen dengan sebuah truk di KM 201+400," ujar Muhibbuddin saat diwawancarai TribunJabar di lokasi, Rabu (21/1/2026).

"Truk ini mengalami gangguan di tengah rel, tidak bisa melakukan perjalanan, sehingga tidak dapat dihindari terjadi tumburan antara kereta api dengan truk tersebut,” kata dia. 

Ia menyebut, nasib masinis bersama asisten langsung dilarikan ke Rumah Sakit Waluyo untuk mendapatkan perawatan medis. Beruntung, keduanya dinyatakan selamat begitu pula dengan para penumpang. 

 “Alhamdulillah dari kejadian tersebut tidak ada korban meninggal, baik dari penumpang maupun petugas KAI. Hanya satu orang asisten masinis mengalami luka,” ucapnya.

Muhibbuddin juga memastikan seluruh penumpang KA Menoreh selamat dan telah dievakuasi dengan aman.

“KA Menoreh ini ada penumpang, namun alhamdulillah seluruh penumpang tidak mengalami cedera. Sudah dievakuasi,” katanya.

Setelah dilakukan pelepasan gerbong dan penggantian lokomotif, KA Menoreh akhirnya bisa melanjutkan perjalanan.

“Setelah dilepas dari lokomotif dan diganti lokomotif, KA Menoreh dapat melanjutkan perjalanan sekitar pukul 05.27,” ujarnya.

Dampak Perjalanan dan Proses Evakuasi

Dampak kecelakaan tersebut membuat jalur hilir dari arah Jawa menuju Jakarta tidak dapat dilalui sementara waktu.

Proses evakuasi lokomotif yang rusak menjadi penyebab utama terganggunya perjalanan kereta api lain.

“Untuk jalur hilir belum dapat dilalui karena masih proses evakuasi lokomotif. Namun jalur hulu sudah dapat dilalui dengan kecepatan normal,” ucap Muhibbuddin.

Salah satu kendala dalam proses evakuasi adalah posisi roda truk yang terseret cukup jauh dan berada di bawah lokomotif.

“Roda truk terseret sekitar 500 meter dari lokasi kejadian. Kesulitannya karena posisinya berada di bawah lokomotif,” jelas dia.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 07.28 WIB, proses evakuasi masih berlangsung menggunakan KA railway crane Daop 3 Cirebon. Roda lokomotif yang anjlok diduga membuat proses evakuasi memakan waktu lebih lama.

Kejadian ini juga menyedot perhatian warga sekitar yang datang untuk melihat langsung proses penanganan di lokasi kejadian. Atas gangguan tersebut, KAI Daop 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan kereta api yang mengalami keterlambatan perjalanan akibat gangguan ini,” katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.