Ahmad Uswanas Resmi Jabat Kepala Inspektorat Fakfak, Fokus Mitigasi Risiko di Lingkup OPD
January 21, 2026 12:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Bupati Samaun Dahlan melantik Ahmad Uswanas sebagai Kepala Inspektorat Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Rabu (21/1/2026).

Setelah melewati rangkaian seleksi ketat, Ahmad Uswanas resmi mengemban jabatan definitif dari jabatan sebelumnya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Inspektorat Fakfak.

Dalam agenda pelantikan tersebut, Ahmad Uswanas dilantik bersama sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya.

Ahmad menegaskan komitmennya untuk mendukung program strategis pemerintah daerah.

“Khususnya program prioritas di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), harus kita kawal agar terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu fokus Inspektorat adalah mitigasi risiko.

“Jika ada hambatan, maka perlu pendampingan dengan OPD terkait agar risiko bisa diminimalisir,” katanya.

Terkait arahan khusus Bupati, Ahmad menyebut belum ada pesan spesifik.

Namun, ia menekankan pentingnya tata kelola keuangan yang lebih baik.

“Seluruh pimpinan OPD harus mampu meningkatkan pengelolaan keuangan. Apalagi BPK sangat intens melakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Baca juga: Temuan Hibah di Fakfak Diduga Paling Berat, Tim Inspektorat Papua Barat Segera Menuju Kota Pala 

Menurut Ahmad, pada 2025 lalu BPK telah melakukan pemeriksaan kepatuhan terhadap belanja daerah dan hasilnya sudah diterima.

Ia menegaskan, OPD harus menindaklanjuti temuan tersebut dalam waktu 60 hari.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa laporan keuangan pemerintah daerah akan diperiksa pendahuluan pada Februari 2026, sebelum disampaikan paling lambat 31 Maret.

Pemeriksaan rinci dan opini BPK dijadwalkan keluar pada Mei 2026.

“Mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) memang sulit, tetapi kami bersama Bupati berkomitmen agar tata kelola keuangan tetap mendapat penilaian terbaik,” tegasnya.

Sebelumnya, Bupati Samaun Dahlan melantik enam pejabat eselon II untuk memperkuat kinerja OPD dan meningkatkan pelayanan publik.

Sebanyak tujuh pejabat lainnya akan menyusul, sehingga total ada 13 OPD yang pemimpinnya dilantik.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.