SURYA.CO.ID, SURABAYA - Geely Auto Indonesia tegaskan komitmennya untuk memperkuat industri otomotif nasional melalui peningkatan produksi lokal dengan target Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 60 persen pada 2026.
Langkah ini sekaligus menandai fase akselerasi bisnis Geely di Indonesia sejak kembali hadir pada awal 2025.
Vice President of Geely Automobile International Corporation, Evin Ye, menyatakan bahwa peningkatan TKDN menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk membangun ekosistem otomotif yang berkelanjutan di Tanah Air.
“Sepanjang 2025 hingga 2026, kami fokus memperkuat komitmen jangka panjang di Indonesia, salah satunya dengan meningkatkan TKDN hingga 60 persen untuk model yang dirakit secara lokal. Kami menargetkan Geely menjadi merek otomotif asal Tiongkok dengan TKDN tertinggi di pasar Indonesia,” ujarnya, Rabu (21/1/26).
Memasuki 2026, Geely memperluas portofolio produknya dengan mengumumkan harga resmi Geely EX2, model yang menyasar kebutuhan mobilitas perkotaan.
Sejak dibuka pre-booking pada November 2025, EX2 mencatat lebih dari 1.500 pemesanan, didorong desain modern dan fungsionalitas yang sesuai dengan kebutuhan konsumen urban.
Tak hanya di segmen massal, Geely juga bersiap memperkuat lini otomotif premium dengan menghadirkan dua merek global di bawah Geely Holding Group, yakni ZEEKR dan Lynk & Co.
Kehadiran dua brand tersebut diharapkan memberikan pilihan kendaraan premium yang lebih beragam sekaligus mempertegas posisi Geely sebagai akselerator inovasi teknologi otomotif di Indonesia.
Dalam mendukung strategi tersebut, Geely memperkuat produksi lokal di fasilitas PT Handal Indonesia Motor, Purwakarta.
Saat ini, tiga model telah dirakit secara lokal, yakni Geely EX2, Geely EX5, dan Starray EM-i, dengan kapasitas produksi mencapai 60 unit kendaraan per hari.
Di sisi layanan, Geely menargetkan pengembangan jaringan hingga 80 diler resmi di seluruh Indonesia pada 2026.
Hingga kini, sebanyak 35 diler telah beroperasi di berbagai wilayah, mulai dari Jabodetabek, Pulau Jawa, Sumatera, Kepulauan Riau, Bali, Kalimantan, hingga Sulawesi.
Sebagai bagian dari peningkatan pengalaman pelanggan, Geely juga akan meluncurkan program layanan purna jual “Geely Care+” yang mengusung standar global, dengan fokus pada kenyamanan, keandalan, dan pengalaman kepemilikan premium.
"Kami menilai 2026 sebagai momentum penting untuk mempercepat pengembangan ekosistem otomotif berkelanjutan di Indonesia, sekaligus menghadirkan solusi mobilitas yang relevan dengan kebutuhan konsumen nasional," tutupnya.