TRIBUNJOGJA.COM - SM Entertaiment adalah perusahaan industri hiburan besar yang pertama kali mengenalkan budaya K-pop dan Korean Wave secara global.
Mendebutkan banyak grup yang berhasil menjadi legenda dalam sejarah pengembangan budaya K-pop, SM Entertaiment berhasil mengepakan sayap tinggi sebagai agensi yang sangat berpengaruh dalam kesuksesan industri hiburan Korea Selatan dimata dunia.
Didirikan pada tahun 1995 oleh Lee Soo-man setelah ia lulus dari California State University, Northridge -Amerika Serikat, SM Entertaiment awalnya bernama SM Studio yang beroprasi di Apgujeong-dong, Gangnam, Seoul pada tahun 1989.
Berikut 5 Fakta Unik SM Entertaiment :
Pada awal berdirinya SM Entertaiment, Lee Soo-man bersama dengan Jung Hae-ik yang ditunjuk menjadi CEO mulai mengembangkan sistem produksi 'in-house' dan berhasil melahirkan serangkaian artis sukses termasuk penyanyi laki-laki H.O.T pada tahun 1996, Girl Group S.E.S pada tahun 1997, Shinhwa Pada tahun 1998, dan duo R&B Fly to the Sky pada tahun 1999.
Perusahaan terus berkembang pesat di masa itu, pada tahun 1998 Kim Kyung-wook terpilih menjadi CEO perusahaan. Afiliansi bergeser dan artis generasi kedua k-pop idol dimulai.
Pada awal tahun 2000-an H.O.T dan S.E.S dijumpai dengan pembubaran, Shinhwa pergi bergabung dengan agensi baru, grup-grup yang hadir setelahnya seperti duo Isak N Jiyeon dan Black Beat gagal mencapai popularitas artis-artis SM.
Diakhir tahun 2000 SM Entertaiment berafiliansi dengan Fandago Korea. Kemudian pada awal tahun 2001, perusahaan ini berhasil mendirikan divisi luar negeri yaitu SM Entertaiment Jepang. Diwaktu yang berdekatan juga, perusahaan ini disetujui untuk dicatatkan pada KOSDAQ, dan afiliansi didirikan antara SM Entertaiment dan Avex Trax (anak agensi BM Entertaiment yang menaungi grup M.I.L.K dan Shinvi yang tidak berlangsung lama).
Ditahun 2002 saham perusahaan meningkat sebesar 1.341.180, dan pada bulan juni mendapatkan tambahan sebesar 61.048 sebagai hasil dari modal pihak ketiga. Diakhir tahun, SM Entertaiment dianugerahi Grand Prix Dapartemen kebudayaan dan pariwisata untuk konten kebudayaan export award dalam musik.
Tahun 2003, SM berafiliansi dengan Starlight Corporation Ltd, dan C-Cube Entertaiment Corporation. Pada tahun ini SM Entertaiment sukses mendebutkan boy grup dengan lima anggota TVXQ, dan terus berlanjut dengan debutnya TRAX (2004), The Grace (2005), dan Super Junior (2005).
Ekspensi dan artis internasinal terus berkembang, Pada tahun 2005 Kim Young-min menjadi CEO ketiga SM Entertaiment, ia mendebutkan beberapa artis dengan tujuan untuk melakukan promosi luar Korea Selatan. Artis-artis seperti Zhang Liyin (2006) dari Tiongkok, soloist berbahasa Jepang J-min (2007), Girls Generation (2007), SHINee (2008), dan f(x) (2009).
Pada April 2008, sebuah sub unit berbahasa mandarin dari grup Super Junior dibentuk. Pada bulan Oktober 2008 SM Entertaiment juga mengumumkan rencana untuk mendebutkan BoA di Amerika Serikat di bawah naungan anak perusahaan label SM Entertaiment USA.
Selanjutnya di tahun yang sama, SM Art Company dibentuk dengan Pyo In-bong sebagai CEO dengan tujuan menghasilkan musikal dan teater. Produksi pertama dari SM Art Company adalah Xanadu yang dibuntangi oleh anggota Super Junior Haechul dan Kangin.
Terus konsisten dan mendapatkan pencapaian stabil, pada tahun 2010, setelah dua dekade di dewan direksi, pendiri SM Entertaiment Lee Soo-man mengundurkan diri dari jabatannya untuk berfokus pada kekuatan bisnis SM Entertaiment di luar negeri.
Bulan Maret tahun 2010 KMP Holdings didirikan sebagai perusahaan patungan antara SM Entertaiment, YG Entertaiment, JYP Entertaiment, Star Empire, Medialine, CAN Entertaiment, dan Musik Factory. Rilisan pertama SM Entertaiment adalah Super Junior album kelima studio, Mr Simple, yang menandai akhir dari SM distribusi.
Pada Bulan Mei SM Entertaiment mengumumkan mencapai laba tertinggi pertama oprasional kuartal di 10,4 miliar KRW, naik 471 persen dari priode yang sama pada tahun sebelumnya. Pendapatan dilaporkan di angka 22,7 miliar KRW, meningkat 58 persen .
Tahun 2011, SM Entertaiment ,YG Entertaiment, JYP Entertaiment, KeyEast, Ament, dan Star J Entertaiment bergabung untuk membuat 'United Asia Manajemen'. Dibulan Agustus SM Entertaiment bergabung dengan Thailand perusahaan media TrueVisions Group untuk mendirikan SM True.
Berlanjut di tahun 2012, SM Entertaiment mendebutkan boy grup EXO di dua unit untuk mempromosikan di kedua negara yaitu Korea dan China. Pada bulan Februari SM Entertaiment diakuisisi perjalanan perusahaan Hawaii Happy Hawaii dan berinisiatif untuk meluncurkan bisnis baru yang mengkhususkan diri dalam perjalanan dan pariwisata, Travel SMTown dengan Kang Jung-hyun sebagai CEO.
Travel SMTown menawarkan paket konser untuk fans luar negeri menghadiri Super Junior Super Show 4 Tour Konser di Seoul. Pada bulan Maret, 47 artis SM Entertaiment termasuk Kangta, BoA, TVXQ, CSJH The Grece, Super Junior, Zhang Liyin, Girls Generation, SHINee, f(x), Go Ara, Isak, dan Lee Youn Hee menjadi pemegang saham SM Entertaiment.
Kangta, BoA, dan sebagian besar Super Junior, dan anggota Girls Generatian menerima 680 saham masing-masing dengan nilai sekitar 27.200 US Dolar perorang, sementara SHINee dan F(x) menerima 340 saham masing-masing 13.600 US Dolar perorang.
SM Entertaiment makin bersinar, perusahaan-perusahan kecil mulai lahir, kerja sama dan peluasan kekuasaan terus meluas. Pada tahun 2013 dan sampai sekarang SM Entertaiment terus produktif melahirkan artis-artis yang laris di pasaran global.
SM Entertaiment tercatat telah mengembangkan sayap secara menyeluruh dari segala aspek program hiburan. Dilansir dari wikipedia SM Entertaiment berhasil menciptakan Dream Maker Entertaiment (2006), SM Brand Marketing (2008), SM C&C (2012), SM Twon Planner (2017), Daer U (2017), Mystic Story (2017), KeyEast (2018), SM Life Design Group (2018), Beyoud Live (2020), SM Culture Partners (2022), Studio Realive (2022), Kreation Music Rights (2023), Studio White (2023), Kustomade (2024).
Investment dan juga Branches terus meluas mulai dari ESteem (2015), Galaxia SM (2015), Dreamus (2017), SM Japan (2001), SM USA (2008), SM True (2011), SM Entertaiment Beijing (2012), SM Entertaiment Indonesia (2019), SM Entertaiment Vietnam (2020), SM Entertaiment & Kakao Entertaiment Amerika (2023).
Pada bagian Labels sistem ada ScreaM Recourds (2016), SM Classics (2020), Krucialize (2024), SMArt (2025), SM Institude (2021), Baljunso (2014), Label SJ (2015), Woollim Entertaiment (2003), AIKM All I Know Music (2019), dan Milion Market (2023).
SM Entertaiment menekankan sistem SM 3.0 yang fokus pada multi-production dan AI yang memperkuat posisi industri musik global.
SM Entertaiment menjadi agensi yang memiliki grup aktif terbanyak. Konsistensi dari generasi ke generasi. Saat ini di dinobatkan sebagai agensi dengan idol aktif dari generasi kedua yang masih terus melakukan promosi.
SM Entertaiment rutin mengadakan konser keluarga yang selalu dinantikan. Tidak hanya menyugukan keseruan konser musik dan kehebatan teknologi, SM Entertaiment memperlihatkan interaksi hangat lintas grup tanpa persaingan, kecanggungan, namun tetap saling menghormati lewat SMTown Family.
Kegiatan ini merupakan konser bersatunya seluruh artis aktif SM Entertaiment untuk menghibur penggemar dari satu panggung yang sama, biasanya mereka akan membawakan lagu keluarga dengan judul 'Hope From Kwangya' yang menunjukan identitas mereka sebagai saudara satu agensi.
Bukan hanya saling sapa atau pun bercerita, pada konser SMTown Family senior akan turun langsung membantu adik-adiknya, berbagi ruang latihan, saling menyemangati, dan memberikan apresiasi. Hal ini membuat penggemar merasakan kehangatan yang ada di dalam SM Entertaiment .
SM Entertaiment dijuliki sebagai Golden Flowers taman bunga di dunia K-pop karena agensi ini legendaris, tertua, dan paling berpengaruh dalam mendirikan standar industri hiburan Korea Selatan.
Populer Hallyu atau Korean Wave menjadikan SM Entertaiment sebagai pelopor yang membawa musik Korea ke panggung global dan memperkenalkan K-pop ke dunia internasional. Sejak berdirinya. SM Entertaiment mulai mendominasi setiap generasi K-pop mulai dari H.O.T, S.E.S, Shinhwa, BoA, TVXQ, Super Junior, Girls Generation, SHINee, EXO, Red Valvet, NCT, Aespa, hingga Riize.
Standar Visual SM Entertaiment juga dikenal sebagai agensi yang memiliki standar visual tinggi, bahkan sampai menobatkan SM Entertaiment sebagai Visual Factory. Selain visual, SM Entertaiment juga dikenal memiliki kualitas vokal dan produksi musik yang lengkap.
Semua artis yang ada di bawah naungan SM Entertaiment kolektif dikenal sebagai "SM Town" yang menciptakan citra kekeluargan dan kekuatan agensi yang sangat kokoh dan solid. Menambah citra Golden pada SM Entertaiment semakin melekat.
SM Entertaiment memiliki satu program yang bernama UNICEF TEAM yang banyak melibatkan artis SM Entertaiment untuk menyebarkan harapan bagi anak-anak terdampak kemiskinan, perang, bencana, dan mendukung pendidikan asia.
Kegiatan ini telah berjalan selama 10 tahun, dengan melibatkan 11 artis SM Entertaiment yang tergabung dalam UNISEF TEAM yaitu Doyoung (NCT), Minho (SHINee), Suho (EXO), Siwon (Super Junior), Irene (Red Valvet), Yuri (Girls Generation), Jaemin (NCT), Shotaro (Riize), Sion (NCT), Jiwoo dan Carmen (Heart2heart).
Simbol "Pink Blood" yang menjadi warna identitas SM Entertaiment meluncurkan gelang sebagai simbol persahabatan, dan mengkonfirmasi bahwa SM Entertaiment akan memberikan dedikasi yang baik bagi kehidupan anak-anak terkhusus di Asia. (MG/Nurul Zakiyyah).