TRIBUNNEWS.COM - Aktivitas transfer Barcelona pada jendela perpindahan pemain di tengah musim terbilang minim.
Barcelona hanya mendatangkan Joao Cancelo dari Al Hilal sebagai amunisi baru.
Itupun mereka tak membeli Cancelo secara permanen dari tim Liga Arab Saudi tersebut.
El Barca hanya meminjam sang pemain untuk memperkuat tim hingga Juni mendatang.
Bukan tanpa sebab mereka melakukan kebijakan transfer semacam itu.
Tim asal Catalan ini disebut akan lebih mencurahkan perhatian besar saat bursa transfer musim panas dibuka sekira Juli mendatang.
Baca juga: Hadapi Slavia Praha, Barcelona Melawan Suhu Minus 5 Derajat demi Lolos 16 Besar Liga Champions
Barcelona disebut ingin memperkuat tiga posisi dalam tim mereka.
Sektor belakang menjadi salah satu posisi yang ingin diperkuat lagi.
Mereka nampaknya belum puas dengan kedalaman skuad yang dimiliki di lini itu.
El Barca sepertinya juga mengusahakan menambah daya saing dari para pemain yang menempati posisi tersebut.
Mendatangkan satu bek bintang akan membuat para pemain lain semakin terpacu.
Menurut Fichajes, Barca memiliki tiga kandidat untuk didatangkan sebagai bek baru musim depan.
Namun, sosok yang paling diincar untuk mengisi pos ini adalah Josko Gvardiol.
Pemain belakang Manchester City itu dipandang memiliki atribut lengkap sebagai pemain belakang El Barca.
Ia kuat dalam duel udara dan mampu menahan bola cukup lama untuk membantu menyerang.
Visi bermainnya untuk membantu penyerangan juga cukup baik saat maju menyambut bola set piece.
Beberapa keunggulan Gvardiol itu menjadikan Barca benar-benar terpikat.
Masalahnya, mereka membutuhkan sumber dana besar untuk mendatangkan pemain asal Kroasia tersebut.
Gvardiol tak akan dilepas dengan harga murah lantaran Man City membelinya juga dengan biaya mahal.
The Citizens mendatangkan Gvardiol dengan harga 90 juta Euro pada 2023 lalu.
Barcelona kemungkinan harus merogoh kocek lebih dari itu untuk mendatangkannya.
Untuk berjaga-jaga, Barcelona juga memiliki target sampingan untuk didatangkan.
Mulai dari Alessandro Bastoni dari Inter Milan atau Nico Schlotterbeck dari Bundesliga juga bisa menjadi pertimbangan.
Berpindah ke sektor tengah yang coba diperkuat Barcelona pada bursa transfer musim panas mendatang.
Sebenarnya bukan pemain tengah murni yang ingin dicari klub Catalan.
Mereka lebih mengincar pemain yang bisa lincah bergerak membelah pertahanan dari sisi sayap.
Barca memang mengandalkan sayap-sayap mereka sebagai salah satu poros serangan.
Saat ini mereka memiliki Lamine Yamal yang menjadi ancaman nyata para pemain bertahan.
Mereka sebenarnya juga memiliki Raphinha sebagai penyeimbang di sisi lainnya.
Namun percobaan mendatangkan Marcus Rashford menjadi sesuatu yang berbuah manis bagi mereka.
Rashford berubah menjadi salah satu pujaan publik Camp Nou lantaran langsung nyetel dengan permainan tim.
Masalahnya, Barca memerlukan biaya tak sedikit untuk mendatangkan Rashford secara permanen.
Klub pemilik Rashford, Manchester United, disebut memasang tarif senilai 30 juta Euro untuk mendatangkan pemain asal Inggris tersebut.
Barcelona sepertinya masih keberatan untuk menebus harga sebesar itu.
Mereka lebih memilih untuk kembali meminjam Rashford musim depan dan mendatangkannya dengan biaya lebih murah pada musim panas berikutnya.
Berpindah ke sektor lain, Barcelona juga mengincar pemain depan baru.
Mereka sadar masa kebersamaan bersama Robert Lewandowski tak akan berjalan lama lagi.
Faktor usia menjadi penghalang terbesar karier Lewa akan panjang di Camp Nou.
Dengan usia yang sudah menginjak 37 tahun rasanya sulit untuk memasrahkan lini depan hanya kepadanya.
Untuk itu Barcelona sedang mencari kandidat terbaik untuk mengisi pos tersebut.
Nama yang paling disorot untuk didatangkan adalah penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez.
Kemampuan Alvarez sebagai bomber di usia muda tak perlu diragukan lagi.
Karier gemilangnya di Manchester City dan Timnas Argentina menjadi bukti besar.
Meski demikian, El Barca akan menghadapi masalah yang tak kalah besar untuk mendatangkan Alvarez.
Persoalan biaya masih menjadi hambatan terbesar mereka nantinya.
(Tribunnews.com/Guruh)