SURYAMALANG.COM - Menghitung peluang Thales Lira kembali ke Arema FC setelah dipinjamkan ke Persija Jakarta di awal musim.
Mungkinkah Thales Lira menjadi amunisi baru Arema FC unutk menggantikan Luiz Gustavo yang harus menepi akibat cedera?
Sebagai informasi, Persija Jakarta baru saja membenahi formasi klubnya dengan mendatangkan sekaligus melepas beberapa pemain.
Satu di antara pemain yang dilepas adalah Gustavo Franca.
Setelah mengakhiri kontrak dengan Persija Jakarta pada Minggu (18/1/2026), Gustavo Franca memilih untuk bergabung dengan Arema FC, Selasa (20/1/2026).
Kini nasib Thales Lira juga menjadi sorotan.
Thales Lira telah dipinjamkan oleh Arema FC kepada Persija Jakarta sejak awal musim ini.
Banyak pecinta sepak bola yang mempertanyakan apakah Thales Lira akan kembali ke Arema FC.
Manajemen Arema FC pun angkat bicara perihal kembalinya Thales Lira.
Pemain yang kini berseragam Persija Jakarta itu memang digadang-gadang akan kembali ke Arema FC.
Setelah Luiz Gustavo, bek andalan Singo Edan mengalami cedera ACL dan harus mengakhiri kompetisi Super League 2025/2026 lebih cepat.
"Untuk Thales, sejauh ini masih belum."
"Tapi kami akan melihat dulu komposisi pemain yang ada di tim kita sudah cukup apa belum."
"Karena bursa transfer masih belum ditutup," kata General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi (Inal) kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (21/1/2026).
Gustavo Franca akhirnya berlabuh ke Arema FC setelah dipinjamkan oleh Persija Jakarta dalam bursa transfer musim ini.
Pemain berusia 27 tahun itu telah bergabung bersama tim dan menjalani latihan bersama di lapangan Dreams Football Pitch (DFP) Pakis Kabupaten Malang pada Selasa (20/1/2026).
Gustavo Franca terlihat cukup enjoy dalam menikmati latihan di pagi hari itu.
Ia beberapa kali bercengkrama dengan pemain Arema FC lainnya, tanpa ada rasa canggung di antara mereka.
"Ya hampir semua orang di sini sudah tahu ketika melawan Persija dan saya beberapa kenal mereka dari situ," ucapnya saat ditemui sesuai latihan.
Keputusan Gustavo Franca bergabung ke Arema FC juga bukan tanpa alasan.
Selain sudah mengenali hampir semua pemain Arema FC, termasuk para pemain dari Brasil, ia merasa kalau manajemen Singo Edan juga menginginkan dia untuk bergabung.
Hal itulah yang menjadi pertimbangan eks pemain Persija Jakarta itu untuk mau bergabung dengan tim sekaliber Arema FC.
"Saya sangat senang mengetahui bahwa semua orang di sini menginginkan saya ke Arema,"
"Saya senang berada di sini dan membantu tim ini untuk lebih baik," ujarnya.
Dalam sesi latihan itu, Gustavo Franca juga cukup akrab dengan sejumlah pemain Arema FC yang berasal dari Brasil.
Ia mengakui, kalau sudah mengenali pemain Arema FC seperti Gabriel Silva yang baru saja didatangkan oleh manajemen.
Lalu juga beberapa pemain lainnya seperti Matheus Blade, Pablo Oliveira, Lucas Frigeri hingga Valdeci.
"Saya pernah bermain melawan Gabi di Brasil. Waktu itu dia bermain untuk Flamengo, dan saya bermain untuk Corinthians,"
"Saya rasa ini cukup bagus. Jadi kedatangan Saya ke sini untuk bekerja bersama-sama dan berteman," ungkapnya.
Thales Lira atau yang memiliki nama lengkap Thales Natanael Lira de Matos, lahir di Porto Alegre, Brasil, 6 April 1993.
Pemain berusia 32 tahun tersebut sudah berkiprah sejak tahun 2013.
Saat itu ia bergabung dengan SC Inter B, yang kemudian naik pangkat menuju tim senior di tahun yang sama.
Pemain setinggi 188 cm itu bisa dibilang loyal bermain di Liga Brasil.
Bernaung lama di bawah SC Internacional, Lira sempat dipinjamkan ke beberapa klub.
Di antara klub tersebut yakni EC Bahia, Atletico-GO, CSA, EC Victoria, Criciuma, dan Parana.
Di tahun 2020, dirinya sempat mencicipi Liga Dua Turki bersama Ankaraspor.
Ia juga sempat nganggur tanpa klub selama 3 bulan, dan kembali ke Liga Brasil di bawah naungan Guarani pada akhir musim 20/21.
Di sanalah Thales sempat merasakan nilai pasar tertingginya yang mencapai angka 7,82 milar rupiah.
Sempat berlabuh di Operario-PR dan CSA setelah lepas dari Guarani, pada tahun 2023 Thales Lira debut di Liga Indonesia bersama PSS Sleman.
Pada musim 24/25 ia mencoba peruntungannya di Arema FC.
Ia memainkan 33 pertandingan serta mengantongi 2 gol dan 1 assist, selama 2.915 menit bermain bersama Singo Edan.
Tak berhenti di sana, bek tengah asal Brasil tersebut kembali menjelajah ke Persija Jakarta per 26 Juli 2025.
Sejak bergabung, dirinya baru dimainkan dalam 11 pertandingan selama 563 menit.
Kini ia akan kembali bersama klub lamanya, Arema FC, guna mengisi lini belakang sekaligus menggantikan Luiz Gustavo.
Nilai pasarnya saat ini menyentuh angka 4,78 miliar rupiah.
Profil Thales Lira
Nama lengkap : Thales Natanael Lira de Matos
Tanggal lahir : 6 April 1993
Tempat kelahiran : Porto Alegre, Brasil
Usia : 32 tahun
Tinggi : 1,88 meter
Kewarganegaraan : Brasil
Posisi : Bek tengah
Kaki : Kanan
Klub Saat Ini : Persija Jakarta
Bergabung : 26 Juli 2025
Statistik Berdasarkan Klub
Arema FC: 33 pertandingan, 2 gol, 1 assist, dan 2.915 menit bermain.
Guarani FC: 38 pertandingan, 1 gol, 1 assist, dan 3.271 menit bermain.
Operario Ferroviaro EC: 31 pertandingan, 1 gol, dan 2.424 menit bermain.
PSS Sleman: 30 pertandingan, 3 gol, 0 assist, dan 2.484 menit bermain.
Centro Sportivo Alagoano: 27 pertandingan, 3 gol, 0 assist, dan 2.404 menit bermain.
Parana Clube: 21 pertandingan, 2 gol, 0 assist dan 1.890 menit bermain.
Esporte Clube Bahia: 21 pertandingan, 1 gol, 0 assist, dan 1.807 menit bermain.
Sport Club Internacional: 19 pertandingan, 1 gol, 0 assist, dan 1.710 menit bermain.
Criciuma EC: 14 pertandingan, 1 gol, 1 assist, dan 1.174 menit bermain.
Persija Jakarta: 11 pertandingan, 0 gol, 0 assist, dan 563 menit bermain.
Esporte Clube Vitoria: 8 pertandingan, 0 gol, 0 assist, dan 580 menit bermain.
Sincan Belediyesi Ankaraspor: 7 pertandingan, 0 gol, 0 assist, dan 630 menit bermain.
Atletico Clube Goianiense: 3 pertandingan, 0 gol, 0 assist, dan 188 menit bermain.
Statistik Berdasarkan Kompetisi
Liga Nasional: 175 pertandingan, 11 gol, 3 assist, dan 14.557 menit bermain.
Kejuaraan Domestik: 27 pertandingan, 2 gol, 0 assist, dan 2.296 menit bermain.
Kejuaraan Internasional: 1 pertandingan, 0 gol, 0 assist, dam 83 menit bermain.
Kejuaraan Regional: 60 pertandingan, 2 gol, 0 assist, dan 5.103 menit bermain.
(SURYAMALANG.COM/RIFKY EDGAR)