TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Satbinmas Polresta Yogyakarta menggelar Apel Kelompok Jaga Warga Kota Yogyakarta di halaman tengah Polresta Yogyakarta, Rabu (21/1/2026)
Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Apel dipimpin oleh Kasatpol PP DIY Bagas Senoadji, serta dihadiri Dirbinmas Polda DIY Kombes Pol Bagiyo Hadi Kurniyanto, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia, Kasatgaswil DIY Densus 88 Anti Teror AKBP Johanes Budi Moses Harahap,dan jajaran Satbinmas Polresta Yogyakarta, para Bhabinkamtibmas, personel Satpol PP, serta ratusan anggota Jaga Warga dari seluruh kemantren se-Kota Yogyakarta.
Dalam arahannya, Dirbinmas Polda DIY Kombes Pol Bagiyo Hadi Kurniyanto menyampaikan bahwa Jaga Warga merupakan bagian penting dari masyarakat Kota Yogyakarta yang berperan aktif dalam mewujudkan nilai-nilai "Toto Tentrem Kerto Raharjo" dan "Gemah Ripah Loh Jinawi", sebagai gambaran kehidupan masyarakat yang tertib, aman, sejahtera, adil, dan makmur.
Dia juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi Jaga Warga yang selama ini turut membantu menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Sementara itu, Kasatgaswil DIY Densus 88 Anti Teror AKBP Johanes Budi Moses Harahap menekankan pentingnya peran aktif Jaga Warga dalam upaya pencegahan radikalisme dan terorisme.
Dia mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 terjadi penurunan kasus terorisme berkat kerja sama lintas sektor, mulai dari tokoh masyarakat, instansi terkait, hingga peran aktif Jaga Warga.
Meski demikian, AKBP Johanes mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat tetap waspada. Menurutnya, paham radikalisme dan terorisme dapat muncul kapan saja, termasuk menyasar anak-anak dan remaja melalui media sosial serta game online.
Johanes menjelaskan bahwa Tim Pencegahan Densus 88 AT Polri saat ini menangani sejumlah kasus anak yang terpapar ideologi radikal, ekstremisme, dan terorisme (IRET).
Berdasarkan hasil pendalaman, sebagian anak yang terpapar diketahui memiliki latar belakang pengalaman perundungan serta kondisi keluarga yang kurang harmonis, sehingga rentan dimanfaatkan oleh kelompok radikal.
"Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting dalam melakukan pengawasan, pendampingan, serta membangun komunikasi yang baik dengan anak, khususnya dalam memantau aktivitas media sosial dan game online," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kasatpol PP DIY Bagas Senoadji menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota Jaga Warga yang selama ini telah membantu kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban umum.
Ia berharap kegiatan Jaga Warga dapat terus berjalan secara aktif dan berkelanjutan di lingkungan masing-masing.
Kasat Binmas Polresta Yogyakarta, Kompol Ani Sulistyarini, menegaskan bahwa apel ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi antar seluruh unsur.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh elemen Jaga Warga memiliki kesiapan dan pemahaman yang sama dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas, termasuk membentengi masyarakat dari pengaruh paham-paham berbahaya," tegas Kompol Ani.
Dengan soliditas dan sinergi yang terus terjaga, diharapkan peran Jaga Warga semakin optimal dalam menciptakan Kota Yogyakarta yang aman, nyaman, dan kondusif. (hda)