TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang wanita bernama Junita Vransisca (49) ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar kontrakannya, hanya berselang tiga hari setelah ia menempati hunian baru tersebut.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Palapa XI, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan pada Rabu (21/1) siang yang terungkap seorang rekan korban, Ida Ayu Pancasari (48), datang menjemput korban sekitar pukul 11.30 Wita.
Sedianya, mereka berdua telah berjanji untuk menghadiri acara undangan teman di Klungkung.
Baca juga: Nelayan Jembrana Temukan Jasad Mengambang, Wajah Tak Bisa Dikenali, Hanya Kenakan Kaos
Namun, keceriaan rencana tersebut berubah menjadi kepanikan saat pintu kamar korban tak kunjung terbuka.
"Korban ditemukan dalam posisi tengkurap di atas kasur. Temannya curiga karena meski mesin AC terdengar menyala, pintu kamar terkunci dari dalam dan korban tidak menjawab saat dipanggil," ujar Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi kepada Tribun Bali.
Merasa ada yang tidak beres, Ida Ayu menghubungi pemilik kontrakan, I Gede Antara (51), untuk meminjam kunci cadangan.
Pintu akhirnya berhasil dibuka paksa.
Baca juga: Kronologi PMI Asal Bali yang Meninggal di Jepang dan Turki, Jasad Kadek Agus Ditemukan Tergantung
Di dalamnya, mereka menemukan korban sudah dalam kondisi kaku.
Tangan kanannya tampak masih memeluk bantal guling, seolah tengah tertidur lelap.
"Saat diperiksa oleh saksi, tubuh korban sudah dingin dan tidak ada denyut nadi. Kejadian ini langsung dilaporkan ke pihak kepolisian," ujar Iptu Azel.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, Junita diketahui baru saja pindah dari kediaman sebelumnya di kawasan Teuku Umar Barat ke Jalan Palapa XI ini sekitar tiga hari yang lalu.
Baca juga: Jasad Fajar Ditemukan Terhimpit Gorong-Gorong di Titik Dilaporkan Hilang, Kerabat Awalnya Lihat Kaki
Ia tinggal seorang diri di kontrakan tersebut.
Pihak kepolisian juga mengungkapkan bahwa korban sempat berkomunikasi melalui pesan WhatsApp dengan pada Selasa (20/1).
Dalam pesan tersebut, korban sempat mengeluh mengalami sakit kepala hebat dan sulit tidur selama dua hari terakhir.
"Korban diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes. Dari hasil olah TKP oleh tim identifikasi Polresta Denpasar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," jelas Kanit Reskrim.
Baca juga: Jasad Pemancing yang Hanyut di Tukad Badung Ditemukan di Selatan Pasar Badung
Polisi menduga kuat korban meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya.
Pada pukul 14.15 Wita, jenazah korban telah dievakuasi ke RSUP Prof dr IGNG Ngoerah menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kini, kamar kontrakan yang baru ditempati selama tiga hari itu dipasangi garis polisi dan menyisakan duka mendalam bagi rekan-rekan yang seharusnya menghabiskan waktu bersama korban di hari tersebut. (*)