TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Menjelang keberangkatan skuat Borneo FC Samarinda ke Solo pada Rabu 21 Januari 2026 untuk menghadapi Persis Solo di putaran kedua Super League, manajemen "Pesut Etam" menegaskan ambisi besar mereka.
Berada di posisi kedua klasemen sementara tak membuat Borneo FC Samarinda berpuas diri.
Pembenahan skuat Borneo FC Samarinda terus dilakukan demi mengejar misi besar: Juara Liga dan tampil di level Asia.
Manajer Borneo FC Samarinda, Dandri Dauri, menerangkan bahwa klub sangat aktif di bursa transfer kali ini.
Baca juga: Lefundes Ungkap Alasan Borneo FC Pinjamkan Banyak Pemain Muda: Demi Jam Terbang
Ia menekankan pentingnya kedalaman skuat yang mumpuni agar saat melangkah ke kompetisi Asia nanti, Borneo FC tidak hanya sekadar lewat.
"Kami harus adil dan matang dalam mempersiapkan diri. Jangan sampai saat sudah lolos ke kompetisi Asia, kita justru kehilangan segalanya karena persiapan yang kurang," ujar Dandri.
Selain mendatangkan pemain baru, Borneo FC juga fokus pada pengembangan karier pemain muda melalui skema peminjaman.
Dandri berharap para pemain muda yang dipinjamkan ke klub lain dapat meningkatkan jam terbang dan kematangan bermain.
Ia mencontohkan kesuksesan Douglas Coutinho yang langsung tampil gemilang dengan mencetak gol pada laga debutnya di Penang FC, Malaysia.
Baca juga: Profil Mohammad Khanafi, Striker Baru Borneo FC yang Dipinjam dari Persik Kediri
"Ini hasil positif dari proses peminjaman. Kami harap pemain lain juga bisa berkembang pesat di klub baru mereka," tambahnya.
Kali ini Borneo FC juga memperkenalkan amunisi baru untuk memperkuat tim.
Selain Ardi Idrus, perhatian tertuju pada sosok Marcos Alsina.
Uniknya, Dandri menyebut wajah pemain baru ini memiliki kemiripan dengan aktor Keanu Reeves saat memerankan karakter John Wick.
"Marcos Alsina sekilas wajahnya mirip John Wick, tinggal dipakaikan jas saja. Mudah-mudahan performanya di lapangan seberani karakternya dan membawa kontribusi besar bagi tim," seloroh Dandri.
Untuk mempertajam lini serang pasca-kepergian Douglas Coutinho dan Maicon Souza, Borneo FC Samarinda resmi mendatangkan penyerang asal Kediri, Mohammad Khanafi, dengan status pinjaman dari Persik Kediri.
Head Media Officer Borneo FC, Brilian Sanjaya, mengungkapkan bahwa striker berusia 28 tahun ini memiliki rekam jejak yang solid di liga domestik:
Khanafi, yang sempat masuk dalam daftar Liga Indonesia All-stars di Piala Presiden 2025, diharapkan menjadi pembeda di lini depan Pesut Etam.
"Khanafi dikenal dengan gaya bermain yang ngotot," tuturmya.
"Kehadirannya diharapkan memberikan warna baru dan variasi daya gedor bagi lini serang kami," tutup Brilian. (*)