Kesetrum saat Banjir, Ayah dan Anak di Situbondo Meninggal Dunia
January 22, 2026 11:57 AM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Situbondo, Rabu (21/01/2026) malam, menimbulkan insiden. Dua warga dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik di tengah kondisi banjir. Kedua korban merupakan ayah dan anak, yakni Abdul Wahed (45) dan Adinda Putri Rahayu (17), warga Jalan Madura, Kecamatan Besuki. 

Peristiwa tersebut terjadi saat banjir menggenangi permukiman warga akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah Situbondo selama berjam-jam.

Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, membenarkan adanya warga yang menjadi korban sengatan listrik saat banjir.

“Iya benar, korbannya bapak dan anak,” ujar Ulfiyah saat dikonfirmasi.

Baca juga: Situbondo Dikepung Banjir, Jalur Pantura Sempat Lumpuh

Ulfiyah mengatakan, Pemkab Situbondo berada dalam status siaga penuh untuk melindungi keselamatan masyarakat di tengah kondisi bencana.

“Kami mengimbau warga Situbondo untuk tidak melakukan aktivitas perjalanan sampai kondisi benar-benar aman dan arus kendaraan kembali normal,” ujarnya.

Kepolisian juga membenarkan kejadian tersebut. Kasi Humas Polres Situbondo, Ipda Slamet Juwono, mengatakan peristiwa itu sesuai dengan laporan situasi yang diterima aparat.

“Iya benar, itu sesuai laporan situasi yang masuk,” kata Slamet.

Baca juga: Angin Kencang Robohkan Rumah Nenek 80 Tahun di Situbondo 

Menurut penjelasannya, insiden bermula saat korban anak tersengat aliran listrik ketika memegang pagar rumah yang teraliri listrik akibat genangan banjir. Sang ayah yang berusaha menolong justru ikut tersengat.

“Keduanya meninggal dunia akibat sengatan listrik,” jelasnya.

Hujan lebat dengan intensitas tinggi mengguyur Situbondo sejak pukul 15.00 WIB hingga 21.00 WIB. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah sungai meluap dan tangkis sungai jebol.

Meluapnya Sungai Lubawang Besuki serta jebolnya tangkis sungai di wilayah Kembangsambi, Kecamatan Bungatan, mengakibatkan Jalan Raya Pantura tergenang banjir. Selain itu, banjir juga merendam rumah-rumah warga di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.