TRIBUNMANADO.CO.ID - Aktivitas berkendara di kawasan pusat pertokoan dan Pasar Tradisional 23 Maret Kota Kotamobagu sering terganggu.
Hal ini dikarenakan kondisi jalan di pasar yang terletak di Jalan Bolian, Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kotamobagu, Sulut, yang masih rusak.
Jalan tersebut hingga kini tampak belum sepenuhnya tersentuh perbaikan menyeluruh.
Dari pantauan Tribun Manado, Kamis (22/1/2026), saat berada di lokasi menunjukkan, tepat di depan kompleks pertokoan dan gerbang utama Pasar 23 Maret, kondisi aspal jalan terlihat berlubang dan bergelombang.
Bahkan, di salah satu titik dekat pos retribusi parkir, terdapat lubang cukup besar yang menganga di badan jalan.
Ironisnya, lubang tersebut hanya diberi tanda seadanya berupa sebatang ranting, tanpa pengaman atau rambu peringatan yang memadai.
Tidak hanya itu, hampir di sepanjang ruas jalan depan pintu masuk pasar, kerusakan jalan masih terlihat jelas.
Sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat terpaksa memperlambat laju kendaraan mereka untuk menghindari lubang dan genangan air.
Terutama dengan kondisi seperti saat ini cuaca hujan turun dengan intensitas cukup tinggi.
Kondisi ini membuat pengendara harus ekstra waspada.
Selain licin, genangan air kerap menutupi lubang sehingga dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Kalau hujan begini torang (kami) musti pelan-pelan, karena jalan masih rusak begini,” kata Arman, salah seorang pengendara yang ditemui di lokasi.
Keluhan serupa juga disampaikan warga dan pengunjung pasar.
Menurut mereka, kerusakan Jalan Bolian bukan terjadi baru-baru ini, melainkan sudah berlangsung cukup lama.
Meski di beberapa titik telah dilakukan perbaikan, namun belum menyentuh seluruh badan jalan.
“Memang ada yang sudah diperbaiki, tapi cuma sebagian. Yang depan pasar ini masih rusak dari dulu. Padahal ini akses penting, tiap hari dilewati orang,” ucap Siti, warga Gogagoman yang rutin berbelanja di pasar tersebut.
Warga berharap, pemerintah daerah dapat segera melakukan perbaikan secara menyeluruh agar Jalan Bolian kembali layak dilalui.
Diketahui, selain sebagai akses utama menuju pasar, jalan ini juga menjadi jalur vital bagi aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kami berharap jangan setengah-setengah. Kalau bisa diperbaiki semua, supaya aman dan nyaman,” ujarnya menambahkan.
(TribunManado.co.id/Gob)