TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kaimana, Papua Barat, mewacanakan penambahan satu kapal perintis untuk melayani transportasi masyarakat di wilayah distrik.
Saat ini, hanya terdapat satu armada kapal perintis berbahan kayu yang beroperasi melayani masyarakat di sejumlah distrik di Kaimana.
Kepala Dinas Perhubungan Kaimana, Daniel Bato, mengatakan usulan penambahan kapal tersebut masih dalam tahap pembahasan anggaran tahun 2026.
“Belum ada penetapan anggaran 2026, jadi belum bisa diketahui secara pasti penambahan armada kapal perintis. Namun sudah diusulkan minimal satu kapal lagi agar tidak terjadi penumpukan penumpang,” jelas Daniel melalui pesan singkat, Kamis (22/1/2026).
Baca juga: Dishub Kaimana Anggarkan Kapal Perintis pada APBD Perubahan 2025
Ia menambahkan, kapal yang diusulkan memiliki kapasitas lebih besar dibanding armada yang ada saat ini.
Pihaknya masih melakukan pengecekan terhadap sejumlah kapal untuk memastikan kelaiklautan.
“Ini yang masih perlu dijajaki dan dicek lagi kesiapan armada. Harapannya penambahan kapal sedikit lebih besar, tetapi tetap bergantung pada syarat kelayakan kapal,” ujarnya.
Menurut Daniel, idealnya Kaimana memiliki dua hingga tiga kapal perintis untuk melayani masyarakat di kampung dan distrik.
“Sebenarnya yang ideal adalah tiga armada, sehingga lebih memudahkan transportasi masyarakat. Rute pertama Kaimana–Kambrau–Arguni Atas (PP), rute kedua Kaimana–Adijaya–Buruway (PP), dan rute ketiga Kaimana–Etna (PP),” terangnya.