DPRD dan Pemprov Sumbar Percepat Pembangunan Huntara Korban Banjir Bandang di Kapalo Koto
January 22, 2026 03:02 PM

 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Upaya pemulihan pascabencana banjir bandang di Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, terus menunjukkan kemajuan signifikan.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, meninjau langsung pembangunan Hunian Sementara (Huntara) Mandiri bagi warga terdampak, Rabu (21/1/2026).

Peninjauan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara DPRD Sumbar dan Pemerintah Provinsi Sumbar dalam mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana. 

Baca juga: Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Pessel, Dirasakan di Tiga Wilayah Sumbar

Hingga pertengahan Januari, progres pembangunan Huntara telah mencapai sekitar 90 persen dari total 100 unit yang direncanakan.

Sebanyak 50 kepala keluarga mulai menempati Huntara sejak 21 Januari 2026.

Sementara itu, sisa unit lainnya ditargetkan selesai dalam waktu satu minggu ke depan, sehingga seluruh warga terdampak dapat segera berpindah ke hunian yang lebih aman dan layak.

Evi Yandri Rajo Budiman menyampaikan bahwa percepatan pembangunan Huntara merupakan hasil kerja bersama lintas sektor pemerintahan. 

Baca juga: LBH Padang Rilis CATAHU 2025, Catat 219 Kasus dan Soroti Genosida Struktural atas HAM di Sumbar

Menurutnya, kolaborasi antara DPRD Sumbar, Pemerintah Provinsi Sumbar, serta dukungan dari pemerintah pusat menjadi faktor utama dalam mendorong penyelesaian proyek tersebut.

“Pembangunan Huntara Mandiri Kapalo Koto ini adalah bentuk sinergi nyata semua pihak. Alhamdulillah, saat ini progres sudah mencapai 90 persen dan akan segera dituntaskan,” ujar Evi Yandri.

Ia menambahkan, penyelesaian Huntara menjadi prioritas agar warga terdampak dapat kembali menjalani kehidupan secara lebih layak, terutama menjelang bulan suci Ramadan. 

Dengan hunian yang memadai, masyarakat diharapkan dapat beribadah dengan lebih tenang sekaligus mulai memulihkan kondisi sosial dan ekonomi mereka.

Baca juga: 2 Proposal Pemkab Dharmasraya Disetujui Pusat, Jembatan Nagari Banai dan Ampang Kuranji Prioritas

Selain sebagai tempat tinggal sementara, Huntara Mandiri Kapalo Koto juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung kebutuhan dasar. 

Setiap unit telah disiapkan perlengkapan rumah tangga, seperti tempat tidur dan peralatan dapur. Fasilitas sanitasi berupa Mandi, Cuci, Kakus (MCK) juga dibangun secara terpisah guna menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Upaya percepatan pembangunan ini turut mendapat perhatian dan dukungan dari unsur pemerintah pusat. 

Kehadiran Wakil Gubernur Sumatera Barat serta Staf Khusus Kepresidenan, Raffi Ahmad, menjadi bagian dari dorongan bersama agar Huntara Mandiri di kawasan terdampak bencana dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

Dengan mulai dihuni­nya Huntara Mandiri Kapalo Koto, diharapkan beban para korban banjir bandang dapat berangsur berkurang. 

Hunian sementara ini sekaligus menjadi langkah awal menuju pemulihan yang lebih permanen dan berkelanjutan bagi warga terdampak bencana di Kota Padang.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.