Sosok Godbless Solang di Mata Teman-teman, Dikenang Baik dan Suka Menolong Sesama
January 22, 2026 03:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepergian Godbless Solang meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga teman-teman terdekatnya. 

Godbless merupakan siswa di SMP Negeri 1 Manado.

Kabar kematiannya pun sangat terasa di lingkungan sekolah.

Sejumlah teman sekolah terlihat datang melayat dan mengikuti ibadah pemakaman di rumah duka di Perumahan Land of Grace Matungkas, Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut) pada Kamis (22/1/2026).

Salah satunya, Alvian, mengungkapkan kenangannya terhadap almarhum.

Menurut Alvian, Godbless dikenal sebagai pribadi yang sangat baik dan mudah bergaul.

“Dia orangnya baik, suka bantu teman-teman. Kalau ada yang kesusahan, dia selalu ada,” ujar Alvian di sela ibadah pemakaman.

Ia juga menyebutkan bahwa Godbless merupakan sosok yang aktif di sekolah dan tidak pernah membeda-bedakan dalam pergaulan.

Kepergian almarhum pun disebut sangat memukul hati para sahabatnya.

“Tentu kami semua terpukul. Selamat jalan bro, semoga tenang di sana,” pungkasnya dengan mata berkaca-kaca.

RUMAH DUKA - Suasana di rumah duka Godbless Solang di Perumahan Land of Grace Matungkas, Minut, Sulut (Kamis 22/1/2026). Pantauan di lokasi, jenazah bersama rombongan keluarga tiba sekitar pukul 13.30 WITA.
RUMAH DUKA - Suasana di rumah duka Godbless Solang di Perumahan Land of Grace Matungkas, Minut, Sulut (Kamis 22/1/2026). Pantauan di lokasi, jenazah bersama rombongan keluarga tiba sekitar pukul 13.30 WITA. (Tribun Manado/Petrick Imanuel Sasauw)

Sebelumnya, Godbless Solang ditemukan tak bernyawa di Lingkungan I Mahakeret, Kecamatan Wenang, Kota Manado pada Rabu (21/1/2026). 

Dari hasil penyelidikan, korban mengalami luka tusuk di bagian punggung kiri. 

Terduga pelaku telah diamankan oleh Polresta Manado kurang dari 24 jam setelah kejadian. 

Fakta-Fakta Kasus Kematian Godbless Solang

Fakta-fakta kasus penikaman yang berujung kematian seorang remaja di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Korban diketahui bernama Godbless Solang (13).

Sementara terduga pelaku, yakni warga Kecamatan Pineleng, Minahasa, Sulut, berinisial VP (18).

Korban Godbless Solang ditemukan tak bernyawa pada Selasa (20/1/2026) siang.

Sejumlah fakta kasus kematian Godbless Solang di wilayah Kelurahan Mahakeret Lingkungan Satu, Kecamatan Wenang, Kota Manado, mulai terungkap.

Terkait hasil autopsi jenazah korban hingga penangkapan terduga pelaku.

Berikut 5 fakta kasus kematian Godbless Solang yang dirangkum tim TribunManado.co.id, Kamis, 22 Januari 2025:

Korban Alami Luka Tusuk di Punggung

Hasil autopsi menunjukkan korban meninggal dunia akibat luka tusuk di bagian punggung sebelah kiri.

Kasat Reskrim Polres Manado AKP Elwin Kristanto mengungkapkan bahwa luka tusuk tersebut menjadi temuan utama dalam hasil otopsi.

“Dari hasil otopsi, ditemukan luka tusuk di punggung sebelah kiri korban,” ujar AKP Elwin saat dikonfirmasi Tribun Manado, Rabu (21/1/2026).

Barang Bukti

Berdasarkan penyelidikan sementara, korban sempat berusaha menyelamatkan diri meski mengalami luka serius, sebelum akhirnya meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

AKP Elwin menjelaskan, dalam pemeriksaan awal, terduga pelaku mengakui perbuatannya. 

Polisi juga mengamankan satu orang lain yang masih berstatus sebagai saksi, serta sebilah senjata tajam yang diduga digunakan untuk menusuk korban. 

Tim Bravo Resmob Polres Manado berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial V.P (18) di Desa Munte, Kabupaten Minahasa Selatan, setelah bergerak cepat dan sekitar 12 jam setelah kejadian.

Lokasi Korban saat Ditemukan

Korban ditemukan di wilayah Kelurahan Mahakeret Lingkungan I, Kecamatan Wenang, Manado.

Jasad korban tergeletak tangga-tangga di sebuah lorong sempit.

Diketahui, korban Godbless Solang sempat berusaha menyelamatkan diri meski mengalami luka tusuk serius, sebelum akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian. 

Mahakeret adalah salah satu kelurahan di kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulawesi Utara, Indonesia.

Jarak Mahakeret ke Pusat Kota Manado Pasar 45 adalah 6,5 km atau bisa ditempuh dengan naik kendaraan 17 menit lewat Jl. Arie Lasut.

Lokasi penemuan mayat remaja di Mahakeret Barat Manado, Selasa (20/1/2026)
Lokasi penemuan mayat remaja di Mahakeret Barat Manado, Selasa (20/1/2026) (Tribun Manado)

Pelaku Ditangkap di Minsel

Terduga pelaku VP sempat melarikan diri setelah melakukan aksi penikaman terhadap korban. Ia bersembunyi di salah satu desa.

VP ditangkap pada Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 23.30 Wita di Desa Munte, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulut.

Selain VP, satu orang lainnya ikut diamankan petugas, namun masih berstatus sebagai saksi.

Penangkapan VP oleh Tim Resmob Bravo Polresta Manado kurang dari 12 jam setelah dilakukan penyelidikan dan pengejaran intensif.

Pelaku dan Saksi Diperiksa

Penyidik Polresta Manado masih mendalami kasus kematian remaja Godbless Solang.

Saat diidentifikasi, korban mengalami luka tusuk yang diduga menjadi penyebab korban meninggal dunia.

Hingga kini, salah satu saksi masih menjalani pemeriksaan intensif oleh tim kepolisian.

AKP Elwin mengungkapkan bahwa saat ini baik terduga pelaku maupun saksi masih dimintai keterangan dalam proses penyelidikan.

“Saat ini pelaku dan saksi masih kami periksa. Kami belum bisa menentukan peran masing-masing,” ujar AKP Elwin saat dikonfirmasi tim TribunManado.co.id, Rabu (21/1/2026). (TribunManado.co.id/Pet/Ind/Fer)

Baca juga: Jenazah Godbless Solang Tiba di Rumah Duka Matungkas Minut, Ibadah Pemakaman Berlangsung, Tangis Oma

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.