Suasana Rumah Duka Deden Maulana Korban Pesawat ATR 42-500 di Garut, Keluarga : Bangga Almarhum Gugur Dalam Tugas
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari
TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Sejak kabar duka itu diterima pihak keluarga, karangan bunga duka cita terus berdatangan dan memenuhi kediaman Deden Maulana di Kabupaten Garut.
Deden Maulana merupakan warga Kampung Pasanggrahan, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat
Ia menjadi salah satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026).
Pantauan Tribunjabar.id, deretan papan bunga dari kerabat, rekan kerja, hingga berbagai instansi tampak berjajar di sekitar rumah duka.
• Daftar 6 Jenderal Serahkan Kotak Hitam Pesawat ATR 42-500 ke KNKT
Rencananya Deden akan dikebumikan hari ini di kampung halamannya di Garut, Kamis (22/1/2025).
"Perkiraan sekitar sore ini jenazah sampai Garut," ujar Jejen (55) paman korban kepada Tribunjabar.id.
Ia menuturkan, Deden merupakan pribadi yang bertanggung jawab dan penuh perhatian terhadap keluarga.
Kepergiannya secara mendadak akibat kecelakaan pesawat meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga inti, tetapi juga masyarakat sekitar.
"Anaknya baik dan sangat sederhana, setiap libur hari raya lebaran atau libur suka pulang ke sini," ungkapnya.
Jejen menjelaskan, meski kepergian Deden meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, namun mereka tetap merasa bangga karena almarhum gugur saat menjalankan tugas.
Menurutnya, dedikasi dan tanggung jawab yang ditunjukkan Deden hingga akhir hayat menjadi kenangan yang bisa dilupakan oleh keluarga.
"Insyaallah husnul khatimah, dia meninggal dalam tugas jadi keluarga merasa bangga," ucapnya.
• Tragedi ATR 42-500, Anggota DPRD Sulsel Dapil Luwu Raya Minta Maskapai Bertanggung Jawab
Deden Maulana diketahui merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Ia merupakan korban pertama yang berhasil dievakuasi oleh Tim SAR gabungan dari lokasi kejadian.
Sebanyak enam jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Kamis (22/1/2026).
Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Dody Triyo Hadi menyampaikan, seluruh jenazah ditemukan dalam satu area pencarian dengan jarak lokasi yang saling berdekatan.
'Apa yang kita upayakan pencarian ini, Alhamdulillah hari ini hari keenam (operasi SAR), kita bisa menemukan enam jenazah yang berdekatan lokasinya," kata Dody dalam keterangannya pada Kamis, dipantau dari Breaking News KompasTV.
• Basarnas Makassar: 9 Kantong Jenazah Korban ATR 42-500 Akan Dievakuasi via Udara