Eza Gionino Santai Meski Dikaitkan Karakter Zane di Buku Broken Strings, Doakan Aurelie Moeremans
January 22, 2026 05:47 PM

Eza Gionino Santai Meski Dikaitkan Karakter Zane di Buku Broken Strings, Doakan Aurelie Moeremans

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Sejak dirilisnya buku kisah nyata dari Aurelie, deretan nama artis pun ikut terseret. 

Salah satunya adalah Eza Gionino, yang namanya disebut-sebut mirip dengan karakter Zane. 

Dalam buku Broken String, Aurelie menceritakan tentang sosok Zane. 

Zane merupakan nama samaran yang disebut-sebut seorang artis tanah air. 

Zane hanya satu di antara banyaknya karakter yang ada di dalam buku Broken Strings. 

Meski bukan karakter utama, namun sosok Zane cukup menarik perhatian. 

Ia digambarkan sebagai seorang publik figur.

Tak hanya itu, karakter Zane turut digambarkan Aurelie. 

Dalam penggembaran dramatis itu, Zane dituliskan dengan detail pada karakternya. 

Baca juga: Viral Roby Tremonti Live Medsos Sindir Aurelie Moeremans Kayak Pintar Aja,  Gegara Broken Strings

Alis hingga suara yang menurut Aurelie sengaja dibuat-buat.

“Ia dramatis, intens, dan palsu. Ia bicara dengan alis naik turun dan suara yang sengaja dibuat-buat,” tulis Aurelie dalam bukunya.

Pada bagian lain, Aurelie juga menyinggung popularitas sang karakter di layar kaca.

“Saat ia menyalakan TV, langsung muncul acara gosip. Wajah yang familiar muncul di layar. Zane, pacarku sebelum Bobby, yang dulu selalu berlebihan dalam segala hal.”

Selain menceritakan sosok Zane, Aurelie juga menuliskan terkait kasus yang dialami Zane. 

Ia dilaporkan kekasihnya karena tindakan penganiayaan.

Deskripsi tersebut membuat warganet ramai mengaitkan karakter Zane dengan aktor Eza Gionino.

Eza Gionino adalah adalah pemeran dan model Indonesia. 

Ia lahir pada 10 Mei 1990 di Samarinda, Kalimantan Timur.

Menanggapi ramainya tudingan tersebut, Eza Gionino akhirnya buka suara. 

Ayah tiga anak itu menyampaikan reaksinya melalui akun TikTok pribadinya, @therealezagio. 

Namun, dirinya biasa saja dan tak menanggapi banyak hal. 

Eza tidak membantah ataupun mengakui karakter Zane adalah dirinya. 

Ia hanya tak mempersoalkan jika karakter tersebut dikaitkan dengannya. 

“Ada isu hangat tentang seseorang yang sedang membuat buku atau novel tentang kehidupan dia. Ada satu karakter yang dia sebut dalam buku itu dan kemudian dikaitkan sama gue,” ujar Eza, dikutip Tribunnews, Kamis (22/1/2026). 

Baca juga: Broken Strings Viral, Rekan Artis Dukung Aurelie Moeremans, 16 Tahun Diam Kini Bicara Lewat Tulisan

Alih-alih menunjukkan keberatan, Eza menanggapi isu tersebut dengan santai.

“It’s oke, enggak apa-apa banget. Asal semua itu membuat kalian bahagia, enggak apa-apa. Ya, walau kalian bilang gue berlebihan.”

Ia juga menyampaikan harapannya agar polemik ini tidak berlarut-larut, terlebih Aurelie kini telah menjalani kehidupan rumah tangga.

“Yang gue harapkan, semoga semua ini bisa cepat berlalu. Apalagi kamu (Aurelie) kan sudah menikah ya. Semoga sehat dan baik-baik saja sama suami di sana,” ujarnya menambahkan.

Di akhir pernyataannya, Eza sempat melontarkan sindiran halus yang diduga ditujukan kepada Roby Tremonti, sosok yang disebut-sebut sebagai karakter Bobby dalam buku tersebut.

Sambil tersenyum, Eza Gionino mengatakan, “Yang gue suka, Indonesia sudah semakin maju sekarang. Kenapa? Karena 1+1 itu dua. Dan ya, wassalamualaikum.”

Video yang diunggah tersebut segera menuai beragam tanggapan dari warganet.

Sejumlah netizen pun memberikan apresiasi atas sikap Eza yang dinilai tenang dan bijak dalam merespons isu tersebut.

“Tapi dia tidak menyangkal loh. Malah dijadikan jokes,” tulis akun @yazmo.

“Herannya, Oleli mendeskripsikan dia benar-benar seperti karakter aslinya di kehidupan nyata," sahut akun @rubis. 

“Salut sih sama Eza Gionino. Pernyataan dia tidak menjatuhkan perempuannya. Dalam kasus ini, kamu bagus sekali menanggapinya, Eza," timpal kun @piaii. 

Buku Broken Strings, bukan hanya perjalanan hidup Aurelie. 

Namun perjuangannya terlepas dari hubungan toxic.  

Melalui buku tersebut, Aurelie membagikan potongan kisah masa remajanya yang kelam, termasuk pengalaman pahit yang ia alami saat berusia 15 tahun.

Aktris kelahiran Brussel, Belgia itu mengungkap pernah menjadi korban manipulasi psikologis oleh orang dewasa, sebuah praktik yang dikenal dengan istilah child grooming. 

Dalam buku tersebut, Aurelie juga menyinggung figur bernama Bobby, seorang pria yang disebut melakukan praktik child grooming terhadap dirinya.

Nama aktor Roby Tremonti pun ikut mencuat ke publik setelah kisah yang dituliskan aktris berusia 32 tahun itu viral dan dikaitkan dengan hubungan masa lalunya.

Aurelie Sampaikan Pesan usai Bukunya Viral

Usai viralnya buku Broken Strings, Aurelie  mengaku tak nyaman melihat banyaknya asumsi dan tudingan yang diarahkan pada tokoh-tokoh dalam bukunya. 

Ia menekankan agar warganet tidak terburu-buru menyerang atau membully orang lain buntut tulisannya dalam buku Broken Strings apabila hal itu hanya berdasarkan dugaan semata.

Menurutnya, banyak hal yang beredar di luar sana belum tentu benar sehingga sebaiknya tidak dijadikan dasar untuk menghakimi orang lain.

"Please. Aku mau minta satu hal notes penting soal Broken Strings."

"Tolong jangan mem-bully atau menyerang karakter-karakter yang ada di dalam buku, apalagi kalau itu masih sebatas tebakan-tebakan. Banyak asumsi di luar sana yang belum tentu benar, dan jujur aku ga enak bacanya," tulis Aurelie dalam unggahan Threads-nya, dikutip Jumat (16/1/2026).

Ditegaskan oleh Aurelie inti dari kisah yang ia tulis bukanlah untuk menunjuk atau menghakimi sosok tertentu di dunia nyata.

Aktris yang mulai berkarier sejak tahun 2008 ini ingin pembaca memahami bahwa cerita tersebut berfokus pada pengalaman pribadi, luka yang pernah dialami, serta perjalanan penyembuhan yang ia bagikan dengan kejujuran. 

Aurelie juga menyampaikan pesan utama tentang pemulihan, bukan tentang mencari siapa yang bersalah dalam tulisannya yang kini viral tersebut.

"Fokus dari cerita ini bukan untuk mencari siapa siapa di dunia nyata, bukan untuk menghakimi, apalagi mengeroyok."

"Fokusnya adalah pengalaman, luka, dan proses penyembuhan yang aku bagikan dengan sangat jujur," tambahnya.

Ditekankan oleh Aurelie jika ada pihak yang mengaku sebagai karakter dalam bukunya, hal itu menjadi urusan masing-masing.

Suami Tyler Bigenho itu kembali mengingatkan agar warganet tidak sekedar menebak-nebak lalu menjadikannya alasan untuk menyerang pihak lain. 

Menurutnya, sikap seperti itu hanya akan menimbulkan kesalahpahaman dan memperkeruh keadaan.

"Kalau ada orang yang mengaku sendiri sebagai karakter tertentu, itu urusan masing-masing ya, kalian bebas berpendapat soal itu."

"Tapi kalau hanya menebak-nebak dan lalu menyerang, plis jangan," pintanya tegas.(*)

(Tribunnews.com, Rinanda/Gabriella) (TribunnewsSultra.com/Desi Triana)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.