TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Ribuan rumah warga di lima kecamatan di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, terdampak bencana banjir yang terjadi, Kamis (22/01/2026). Banjir dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu (21/01/2026) sore hingga malam hari.
Lima kecamatan yang terdampak banjir meliputi Kecamatan Besuki, Banyuglugur, Bungatan, Mlandingan, dan Kendit. Berdasarkan data sementara dari BPBD Situbondo, banjir merendam permukiman warga yang tersebar di sembilan desa.
Baca juga: Wabup Situbondo Takziah ke Rumah Korban Banjir Tewas Kesetrum Listrik
Kecamatan Besuki
Kecamatan Bungatan
Kecamatan Mlandingan
Kecamatan Kendit
Baca juga: Kesetrum saat Banjir, Ayah dan Anak di Situbondo Meninggal Dunia
Hujan deras dengan durasi cukup lama menyebabkan debit air sejumlah sungai meningkat drastis. Hujan yang turun sejak pukul 15.00 WIB hingga 21.00 WIB tersebut mengakibatkan beberapa sungai meluap serta tanggul sungai jebol.
Luapan Sungai Lubawang Besuki serta jebolnya tanggul sungai di wilayah Kembangsambi, Pasir Putih, menyebabkan ruas Jalan Raya Pantura Situbondo tergenang banjir. Air juga masuk ke rumah-rumah warga, khususnya di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur.
Akibat genangan di jalur Pantura, arus lalu lintas dari arah Surabaya menuju Banyuwangi dan sebaliknya sempat macet total.
Selain kerusakan material, bencana banjir ini juga menelan korban jiwa. Dua warga dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat banjir melanda permukiman.