BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Masjid Raya Sabilal Muhtadin di Banjarmasin sedang menjalani proses renovasi. Salah satu perubahan yang tampak adalah warna tulisan kaligrafi nama masjid yang kini dicat biru.
Perubahan warna tersebut terlihat pada bagian tulisan Masjid Raya Sabilal Muhtadin dan menjadi perhatian masyarakat. Proses pengecatan masih berlangsung dan belum rampung sepenuhnya.
Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Muhammad Tambrin mengatakan, perubahan warna merupakan bagian dari tahapan renovasi fisik kawasan masjid.
“Warna yang digunakan mengarah ke baby blue. Pengerjaannya masih tahap awal dan belum selesai,” ujar Tambrin, Kamis (22/1/2026).
Ia menjelaskan, pemilihan warna dilakukan sebagai bagian dari konsep pembaruan tampilan masjid. Renovasi ditargetkan selesai sebelum memasuki bulan Ramadan 1447 Hijriah.
“Insyaallah sebelum 1 Ramadan sudah selesai,” katanya.
Baca juga: Lowongan Kerja Bank BTN, Terbuka Bagi Lulusan D3-S1, Area Rekrutmen Banjarmasin hingga Jawa Barat
Baca juga: Program Sabanjaran Digiatkan, Sekolah-sekolah di Banjarmasin Wajib Satu Hari Pakai Bahasa Banjar
Menurut Tambrin, tulisan kaligrafi tersebut nantinya akan dilengkapi dengan ornamen khas Islami yang menyesuaikan karakter budaya Kalsel.
Renovasi fisik kawasan masjid dilaksanakan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Kalsel dan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Selain perubahan warna tulisan, sejumlah fasilitas pendukung Masjid Raya Sabilal Muhtadin juga telah diperbarui sepanjang 2025. Di antaranya penggantian sistem penerangan dan pemasangan paving block baru di area halaman masjid.
Dengan pembenahan tersebut, kawasan masjid kini dapat menampung hingga sekitar 6.000 jemaah, terutama saat pelaksanaan ibadah berskala besar.
Di tengah proses renovasi, Masjid Raya Sabilal Muhtadin juga bersiap menyambut pelaksanaan ibadah Malam Nisfu Sya’ban 1447 Hijriah yang diperkirakan akan dihadiri ribuan jemaah.
Pengelola masjid menyiapkan area halaman sebagai lokasi utama ibadah dengan penempatan imam di sisi barat masjid.
Pengamanan kegiatan dilakukan melalui koordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait.
Rangkaian ibadah Malam Nisfu Sya’ban akan dilaksanakan setelah salat Magrib, diisi dengan salat sunah, salat tasbih, pembacaan Surah Yasin, zikir, dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Ilham Humaidi.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)