Tercatat Sering Absen di Persidangan, Anwar Usman Kini Ungkap Kondisi Kesehatannya yang Kian Menurun
January 22, 2026 06:12 PM

Anwar menjelaskan, ketidakhadirannya disebabkan kondisi kesehatan yang menurun pada awal Januari 2025.

Anwar, yang juga merupakan adik ipar Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), mengaku mengalami sakit serius yang belum pernah ia rasakan sebelumnya sepanjang kariernya sebagai hakim.

“Saya itu awal tahun 2025 benar-benar sakit. Betul-betul saya baru pertama kali merasakan sakit seperti itu. Boleh dibilang saya jatuh, bukan pingsan lagi, saya sudah lupa sama sekali,” ujar Anwar kepada awak media, di kawasan Gedung MK, Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Ia menuturkan, peristiwa tersebut terjadi tanpa disadarinya.

Sejak pagi hingga siang hari, Anwar Usman mengakui tidak sadarkan diri.

Sang istri baru mengetahui kondisi tersebut setelah mendapati Anwar tergeletak di lantai.

“Dari pagi sampai siang kebetulan nyonya tahunya saya ada di kamar, tahu-tahu saya sudah tergeletak di lantai,” katanya.

Anwar kemudian dilarikan ke rumah sakit dan harus menjalani perawatan intensif.

Menurutnya, keputusan untuk menjalani rawat inap tidak dapat dihindari.

“Akhirnya dibawa ke rumah sakit dan tidak ada kata lain harus diopname. Itu ceritanya, itu awalnya. Mohon maaf, ini bukan dijadikan alasan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Anwar menegaskan bahwa selama hampir 40 tahun berkarier sebagai hakim, ia mengakui jarang mengambil cuti.

Ia menyebut telah mengabdi sejak 1985 di berbagai posisi strategis di lembaga peradilan.

“Saya ini sudah dari tahun 1985, sudah hampir 40 tahun menjadi hakim, tidak pernah yang namanya cuti, insyaallah enggak pernah."

"Baik sewaktu menjadi Kepala Biro Kepegawaian di Mahkamah Agung eselon II, naik ke eselon I, hingga menjadi Kepala Badan Litbang Diklat,” pungkasnya.

Peringatan
Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) memberikan peringatan kepada Hakim Konstitusi Anwar Usman terkait tingkat ketidakhadirannya yang tinggi dalam persidangan dan rapat permusyawaratan hakim sepanjang tahun 2025.

Teguran tersebut tercantum dalam laporan pelaksanaan tugas MKMK tahun 2025.

Dan secara resmi dituangkan dalam Surat Nomor 41/MKMK/12/2025.

Berdasarkan data rekapitulasi kehadiran hakim yang dipaparkan anggota MKMK, I Dewa Gede Palguna, Anwar Usman tercatat sebagai hakim konstitusi dengan jumlah ketidakhadiran terbanyak.

Baik dalam sidang pleno maupun sidang panel.

Sepanjang 2025, Anwar Usman diketahui tidak menghadiri 81 dari total 589 sidang pleno. Selain itu, ia juga tercatat absen dalam 32 dari 160 sidang panel yang digelar Mahkamah Konstitusi.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.